Banser Diminta Jaga NU dari Upaya Pecah-Belah!
NU Online · Sabtu, 17 November 2012 | 06:19 WIB
Brebes, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Brebes H Athoillah meminta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk senantiasa menjaga NU. Pasalnya, keberadaan NU yang besar tidak selamanya disenangi. Banyak yang berusaha memecah belah NU agar tidak lagi besar. <>
“Banser-Ansor harus menjaga NU dari tindakan memecah belah,” ujar Athoillah saat membuka kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (diklatsar) Banser di Obyek Wisawata Waduk Malahayu Brebes, Jumat (16/11).
Menurut Atho, penjagaan itu penting dilakukan karena Ansor menjadi bakal menjadi pengganti NU dalam kurun waktu yang sangat pendek. Bila tidak adanya penjagaan dari awal, maka tongkat estafet kepemimpinan ditubuh NU bisa mandeg. “Apalagi sekarang banyak timbul organisasi yang melenceng dari paham ahlussunah wal jamaah,” tegasnya.
Menurut Ketua PC GP Ansor Brebes Agus Mudrik Khaelani Al Hafidz menjelaskan, sebanyak 750 anggota Barisan Ansor ikut serta dalam diklatsar tersebut. Mereka merupakan utusan dari 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Brebes. “Al hamdulillah, tiap PAC semuanya turut andil dalam kegiatan ini,” terangnya.
Ketua Panitia Lakmudin menjelaskan, kegiatan diklatsar digelar selama 3 hari dalam bentuk perkemahan. Mereka bakal digembleng berbagai materi dan praktek antara lain tentang Ansor, Banser, NU, PBB, SAR, Teknik Pengaturan Lalu lintas, Bela Negara, Kepemimpinan, Sosialisasi 4 pilar, out bond dan lain sebagainya.
“Kami menggandeng Dandim, Polres, Tagana, Anggota Dewan dan PBNU untuk memberikan praktek dan materi diklat,” terangnya.
Saat pembukaan, ditampilkan pula pencak silat Pagar Nusa dengan menunjukan kebolehan kekebalan tubuh. Antara lain disiram air raksa, di pecut, dilindas, dibacok, berjalan diatas pecahan beling, tanpa luka.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Wasdiun
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
4
Dijual Setan Muktamar
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua