Tegal, NU Online
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tegal tak henti mengkibaskan bendera dan lampu tanda hati-hati di sepanjang jalur pantura. Jalur yang padat pengendara tersebut, menjadi titik konsentrasi para anggota Banser untuk membantu keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pemudik.
<>
“Selama 24 jam anggota Banser siap siaga di posko-posko daerah rawan kecelakaan sejak H-6 sampai H+2 lebaran,” tutur Ketua PC Ansor Kota Tegal Imam Haromain saat memantau Posko Induk Banser di area Nirmala Square, Kota Tegal, Rabu malam (15/7).
Pihaknya telah mengerahkan lebih dari 150 anggota banser yang disebar di 15 titik pantau pengamanan. Sedikitnya anggota banser yang dikerahkan karena wilayah Kota Tegal sempit yang terdiri hanya 4 kecamatan. Namun karena menjadi kota magnet, maka sering terjadi krodit kemacetan. Sehingga peran banser masih sangat dibutuhkan. “Kami menjadwalkan dalam tiga giliran waktu,” kata Imam.
Selain bertugas di posko buatan sendiri, anggota Banser juga ditempatkan di pos-pos pengamanan milik polresta Tegal. “Kami mengutus juga para anggota banser di pos-pos kepolisian,” tambah Imam.
Imam mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran 1436 hijriyah. Karena memang sudah menjadi kewajiban Banser untuk menolong sesama saudara-saudara muslim yang hendak merayakan lebaran di kampung halamannya sendiri. “Ternyata menjadi petugas posko mudik, sangat mengasyikan,” tutur Imam menirukan salah seorang petugas. (wasdiun/abdullah alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua