Bendera Indonesia, Bendera NU, dan Grup Hadroh Tampil Meriah
NU Online · Selasa, 10 Mei 2016 | 20:05 WIB
Suasana peringatan Hari Lahir Ke-93 NU di Sumedang tampak meriah dengan kibaran bendera NU dan bendera merah putih oleh para jama'ah yang hadir di Aula IPP Pemda Sumedang. Hal ini dikarenakan penampilan panggung sholawat grup hadroh dari IPNU MA Plus Al-Hikam dan Al-Falah.
Grup hadroh IPNU Al-Hikam dan Al-Falah ini sudah terbiasa mengisi acara-acara NU di Sumedang. Grup ini biasa mengisi acara ala Habib Syekh. Sholawat-sholawat yang dilantukannya pun sholawat yang biasa dibawakan oleh Habib Syekh. Grup ini tidak kalah saing dengan grup Habib Syekh Ahbabul Musthofa.
Ketua NU Sumedang KH Sa'dulloh mengungkapkan rasa bangganya terhadap grup hadroh Al-Hikam dan Al-Falah.
"Walaupun grup hadroh ini bukan Ahbabul Musthofa yang biasa mengisi acara dengan Habib Syekh, namun grup hadroh ini telah menjadikan Sumedang lautan sholawat. Sama seperti halnya konser Habib Syekh," kata KH Sa'dulloh.
Ketua panitia Didin Nurodin menyatakan rasa senangnya terhadap kehadiran grup hadroh IPNU Al-Hikam dan Al-Falah yang dapat membawa hadirin bersholawat.
"Saya sangat senang dengan kehadiran grup hadroh yang seperti grup Habib Syekh ini di tengah-tengah warga nahdliyin. Saya teringat pada rencana awal kegiatan ini akan dimeriahkan dengan Habib Syekh, namun tidak jadi. Ternyata Allah lebih tahu. Inilah grup hadroh Al-Hikam dan Al-Falah buktinya, yang telah memeriahkan suasana," ujar Didin.
Sholawat yang dilantukan antara lain Subhanallah, Ashubuhu Bada, Ahmad Ya Habibi, dan sejumlah lagu lainnya. Suasana semakin meriah saat Sholawat Badar dan Syair NU dilantunkan.
Grup hadroh IPNU Al-Hikam berdomisili di Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Tanjungkerta dan grup IPNU Al-Falah bertempat di Pesantren Miftahul Falah Tanjungmedar. (Sholeh Nahru-Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua