Karanganyar, NU Online
Dalam rangka mengenalkan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama kepada siswa, guru Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU Nurul Hikmah Desa Pojok Kecamatan Mojogedang Kab. Karanganyar mengajak siswanya untuk mewarnai foto logo NU dan gambar Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari.<>
“Dengan mewarnai, kami ingin para siswa MI Ma’arif ini mengetahui pendiri NU, kemudian mengenalnya dan bisa meneladani sikap dan juga sifat tokoh pergerakan islam tersebut secara baik dan benar,” ujar Ririn salah satu guru MI Ma’arif, Sabtu (4/1).
Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa salah satu mata pelajaran favorit siswa MI adalah kesenian, namun sangat disayangkan jika tiap pertemuan siswa selalu menggambar atau mewarnai pemandangan tanpa memasukkan unsur pengetahuan lain di mata pelajaran favorit mereka itu.
Sehingga mewarnai merupakan langkah awal, sedangkan langkah selanjutnya yaitu dengan membaca riwayat Kiai Hasyim, dan membuat puisi.” Setelah mewarnai, kami hubungkan dengan materi Bahasa Indonesia yaitu membaca serta menceritakan kembali, baru setelah itu lanjut ke materi membuat puisi berdasarkan gambar,” imbuhnya.
Mengenai boleh tidaknya mewarnai foto pendiri NU ini, Ririn berpegang dari perkataan Mbah Kiai Muchith Muzadi yang didengar langsung oleh suaminya saat menjadi panitia PKPNU Malang Raya, dimana Mbah Muchith membolehkan bahkan menganjurkan agar siswa dikenalkan tokoh NU salah satunya dengan mewarnai.
Ia berharap dengan pembelajaran ini, tumbuh dalam diri siswa akan sosok figur yang bisa dijadikan teladan. (Ahmad Rosyidi/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua