Daerah

Dua Kepala KUA di Bengkulu Ikuti Diklatsar Banser

NU Online  ·  Senin, 12 Maret 2018 | 04:00 WIB

Rejang Lebong, NU Online
61 lelaki dan 30 perempuan mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTS) PC GP Ansor Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu di Pesantren Miftahul Jannah asuhan KH Ilyas, di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu.

Dua dari peserta DTD itu merupakan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah tersebut. Mengapa mereka mengikuti kaderisasi Pemuda Ansor? Berikut jawaban Harlen Devis Munandar, Kepala KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu dan Bulkis, Kepala KUA Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong.

"Doktrin Nawa Prasetya Ansor juga Banser sangat masuk akal dan membumi, sesuai fitrah kita sebagai manusia Indonesia," ujar Delvis di Rejang Lebong, Senin (12/3).

Ia menambahkan, tertarik ikut kaderisasi Ansor untuk ikut ambil bagian menjadi jamaah Nahdlatul Ulama yang besar, tidak saja berbicara keislaman, tapi juga sosial kemasyrakatan dan kebangsaan.

"Karena saya juga senang kalau bisa turun ke lapangan membantu masyarakat sebagaimana tertuang dalam sumpah (Nawa Prasetya) Ansor dan Banser. Saya menilai Ansor organisasi yang jelas, sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya di mata publik," ujar Delvis lagi.

Bergabung dengan GP Ansor melalui kaderisasi, kata Bulkis melanjutkan, sangat menambah wawasan.

"Kaderisasinya keren. Melewati api itu ngeri-ngeri sedap, kita diyakinkan pada kemampuan kita miliki, tidak ada rintangan tidak bisa ditaklukan, selama kita tetap dan mau bergerak sebagaimana disampaikan Instruktur Satkornas Banser sahabat Gatot Arifianto," kata dia lagi.

Menurut Bulkis, setelah mengikuti kaderisasi Ansor dan Banser, pemahamannya mengenai NU menjadi bertambah dari sebelumnya.

"Penyampaian materi dari sahabat Gatot selaku Instruktur Satkornas Banser sangat menginspirasi, jauh dari kata jenuh atau membosankan. Materi yang disampaikan bisa kami terima dengan sangat baik," kata Delvis menambahkan.

Setelah mengikuti kaderisasi berlangsung Jumat hingga Ahad, 9 -11 Maret 2018 yang dihadiri Ketua PW GP Ansor Bengkulu M Soleh, Ketua MUI Rejang Lebong Mabrursyah, Ketua PCNU Rejang Lebong KH Ngadri Yusro yang juga turut memberi materi, keduanya berharap intens diajak komunikasi PC Ansor setempat agar bisa memberi kontribusi bagi organisasi untuk ikut serta mewujudkan program dan tujuan.

Perihal tugas fungsi Banser identik dengan keamanan dan kegiatan fisik, Bulkis bahkan berharap ada pelatihan beladiri kontinu bagi Banser Rejang Lebong seminggu sekali. (Rajasa/Fathoni)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang