Fasilitas “Bus Sholawat” untuk Calon Jamaah Haji
NU Online · Selasa, 2 September 2014 | 07:03 WIB
Boyolali, NU Online
Kementrian Agama RI di Arab Saudi pada penyelenggaraan ibadah haji 2014, menyebut “Bus Sholawat” untuk moda transportasi yang mengantarkan jamaah haji hilir-mudik selama di tanah suci. Bus Sholawat merupakan salah satu dari sejumlah fasilitas transportasi selain motor yang disediakan pihak Kemenag RI.
<>
Kepala Kanwil Kemenag Jateng Khaerudin mengatakan, pihak Kemenag RI telah menyediakan bus sholawat. Di samping itu juga disediakan motor dan kursi roda bagi jamaah yang kelelahan di perjalanan.
Khaeruddin di Embarkasi Adi Soemarmo Donohudan Boyolali, Senin (1/9) menerangkan, untuk tahun ini fasilitas pemondokan untuk kloter dari Jawa Tengah terletak di dekat Mekkah, yaitu di Jarwal dan Misfalah.
Di tempat ini juga tersedia sejumlah fasilitas umum. “Jarak pemondokannya hanya kurang dari tiga kilometer. Di setiap maktab disediakan aula, dapur, dan juga tempat menjemur pakaian demi kenyamanan jamaah,” imbuh Khaerudin.
Ia menyebut sebanyak 25.990 calon haji yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Adi Soemarmo. Pada pagi ini, Senin (1/9) sebanyak 363 jamaah asal Brebes berangkat menuju Jeddah dengan menggunakan pesawat carter Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-600. Selanjutnya pada siang harinya diberangkatkan dua kloter asal Brebes dan Tegal.
“Untuk kloter pertama akan berangkat dari Bandara Adi Soemarmo pukul 07.45, dan penebangan untuk kloter selanjutnya pada pukul 13.45 dan 20.35. Jadi total yang berangkat hari ini sebanyak 1.103 jamaah asal Brebers dan Tegal,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua