Festival "Endog-endogan" Meriahkan Maulid Nabi di Banyuwangi
NU Online · Jumat, 31 Januari 2014 | 17:14 WIB
Banyuwangi, NU Online
Festival "Endog-endogan" atau arak-arakan membawa keliling telur memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
<>
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda mengatakan festival endog-endogan diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari pelajar mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga SMA, komunitas sanggar, dan perwakilan kelurahan se-Kabupaten Banyuwangi.
"Festival itu menampilkan suguhan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan tema-tema gugus yang ditampilkan belum pernah diangkat sebelumnya," tuturnya.
Menurut dia, arak-arakan endog-endogan terbagi dalam delapan gugus barisan dan barisan pertama mengisahkan masuknya Islam di bumi Nusantara dengan aksi teatrikal perjalanan dakwah yang dilakukan Sunan Kalijaga melalui kesenian.
Pada gugus kedua, para peserta membawakan tema teatrikal masuknya Islam di Bumi Blambangan dengan mengangkat kisah Syech Maulana Ishak dan Sekar Dalu. Kemudian gugus ketiga, menceritakan kisah awal endhog-endhogan di Banyuwangi.
"Selain itu, pada gugus-gugus selanjutnya ditampilkan tema-tema dengan berbagai warna yang memiliki makna berbeda, seperti hijau, merah, kuning, putih dan ungu dengan kreasi endhog-endhogan yang ditampilkan dengan aneka bentuk," paparnya.
Sementara Asisten Administrasi Umum Banyuwangi Sulihtiyono yang mewakili Bupati Abdullah Azwar Anas, mengatakan festival endog-endogan telah menjadi bagian dari budaya daerah yang mengingatkan kembali tentang jejak Nabi dan perjuangan beliau dalam menyiarkan dakwah Islam.
"Perjuangan Rasullullah SAW harus dapat kita aplikasikan pada saat ini dengan bekerja keras dalam profesi masing-masing untuk kemajuan Banyuwangi," katanya.
Usai memberikan sambutan, Sulihtiyono bersama perwakilan Forpimda menabuh alat musik terbang bersama-sama dengan diiringi sholawat sebagai tanda dimulainya Festival Endog-Endogan.
Arak-arakan endog-endogan tersebut dimulai dari depan pemkab, dengan rute Jalan Ahmad Yani - Jalan PB. Sudirman hinga Jalan Susuit Tubun dan berakhir di Taman Blambangan.(antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
3
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
4
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
5
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua