Jember, NU Online
Kecerdasan spiritual dan kecakapan sekaligus perilaku anak harus terus diasah dan diasah. Sebab, tanpa ada upaya mengasah, kecerdasan anak akan menjadi tumpul atau bahkan bisa tumbuh melenceng, tidak sejalan dengan nilai-nilai ahlussunnha wal jama’ah. <>
Demikian dikemukakan Sekretaris PCNU Jember, KH Misbahussalam saat memberi sambutan dalam Festival Santri TPQ Maarif NU ke-2 Metode Dirosati Cabang Jember di halaman dan aula Kantor PCNU Jember, Ahad (24/3).
Menurut Kiai Misbah, festival santri yang digelar LP Ma’arif Jember tidak hanya sebagai ajang pengasahan kecerdasan dan kecakapan santri, tapi juga sekaligus juga pengasahan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai ahlussunnah wal jamaah.
“Perilaku dan amaliyah ke-NU-an harus terus menerus kita tanamkan kepada anak-anak, dan ini sudah dilaksanakan oleh LP Ma’arif,” tukasnya seraya memberitahukan bahwa Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin tidak bisa hadir karena baru saja tiba dari Tambakberas, Jombang untuk sebuah pengajian.
Kiai Misbah menambahkan, anak-anak NU harus punya keunggulan dibanding yang lainnya, minimal dari sisi ilmu agama dan karakter. Sebab, masyarakat melihat anak-anak NU punya kelebihan di atas rata-rata.
“Kalau ilmu dan karakter saja kita kalah, terus apa yang bisa kita banggakan,” tanyanya.
Setelah memberikan sambutan, Kiai Misbah membuka festival secara resmi di atas podium. Sejurus kemudian Kiai Misbah dan beberapa kiai lain berkenan melepaskan balon yang menandai telah dimulainya acara festival tersebut.
Dalam festival yang diikuti sekitar 4.000 santri ini, dilombakan empat cabang, yaitu tartil, kaligrafi, dibaiyah dan ceras-cermat. Karena kapasitas lokasi yang tidak sesuai dengan jumlah peserta, maka dua cabang lomba terpaksa ditempatkan di lokasi lain, yaitu di sebelah MAN 01 Jember.
“Kami memang sepakat festival ini ditaruh di kantor NU, untuk memantapkan bahwa kami-kami ini punya NU,” ujar Ketua PC LP Ma’arif Jember, Suroto Bawani Kepada NU Online.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Aryudi A Razaq
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua