GP Ansor Kota Tasikmalaya Adakan PKL dan Susbalan
NU Online · Jumat, 29 November 2019 | 14:45 WIB
Acara yang dimulai dari pukul 7.30 Wib itu, dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD periode 2019-2024, H Aslim, bersama anggota dewan serta para instruktur nasional.
Ketua Ansor Kota Tasikmalaya, Ricky Assegaf mengatakan, PKL dan Susbalan angkatan I tersebut waktunya berbarengan dan dikhususkan bagi yang sudah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar.
“PKL dan Susbanlan waktunya disatukan meski mengambil tempat yang terpisah. Pelatihan ini khusus bagi kader Ansor dan Banser yang sudah mengikuti PKD dan Diklatsar,” kata Ricky.
Diketahui, pelatihan tersebut dilaksanakan di dua tempat berbeda. Untuk PKL bertempat di Pondok Pesantren Al-Mukhlishun Rarangjami, Kecamatan Indihiang. Sedangkan Susbalan Banser di Pondok Pesantren Al-Khoeriyah bantar' Jl. Bantarsari Kecamatan Bungursari.
Menurutnya, para pemuda Nahdlatul Ulama yang ada dalam wadah Gerakan Pemuda Ansor harus terus memperbarui wawasan serta kompetensi diri. Maka, dengan kegiatan ini kita berharap para pemuda NU siap di semua lini dengan kompetensi, dedikasi serta militansi dengan tetap komitmen menjaga keutuhan NKRI.
Acara pembukaan juga dihadiri oleh Wakil Sekjen Pengurus Pusat GP Ansor KH Aunullah A’la Habib. Dalam sambutannya menceritakan berbagai konflik diberbagai belahan dunia. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya merawat keragaman bangsa dan menjaga ideologi yang sudah dirumuskan para pemimpin bangsa sebelumnya.
"Di saat belahan dunia penuh konflik, negara kita yang kaya ragam etnis namun damai, tidak lain karena orang tua dahulu telah merumuskan dasar-dasar yang diterima semua agama dan mengedepakan rasa kemanusiaan," ungkap yang suka disapa Gus Aun itu.
Selain Ketua DPRD, acara pembukaan PKL dan Susbalan juga dihadiri oleh Sekretaris PCNU Kota Tasikmalaya Anies Nursobah, Anggota Dewan Fraksi FPP Agus Wahyudin, Fraksi FPKB Wahid, Kasatkorcab Haedar Burhan, Ketua RJA Bubung Nizar P, jajaran pengurus Ansor-Banser-RJA, banom-banom NU seperti Fatayat dan IPNU serta IPPNU.
Kontributor: A.Arif
Editor: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua