Keinginan para guru madrasah diniyah yang mengharapkan kenaikan honor mendapat respons positif kalangan anggota DPRD Pandeglang. Rencananya Dewan akan membahas masalah kenaikan honor guru madrasah ini pada APBD perubahan 2011.
Ramjani Soegiri, Wakil Ketua DPRD Pandeglang mengaku bahwa Dewan pada prinsipnya Dewan menyetujui kenaikan honor guru madrasah. Tetapi usulan tersebut, katanya, baru akan dibahas pada APBD perubahan 2011.<>
“Untuk di APBD murni sudah terlambat,” katanya, Kamis (16/12).
Rain Fachrudin, Ketua Fraksi Partai Demokrat mengakui adanya kesepahaman Dewan terhadap permohonan kenaikan honor guru madrasah. “Fraksi Demokrat akan memperjuangkannya,” katanya.
Asmudji, Penjabat Bupati Pandeglang mengatakan, pada dasarnya Pemkab tak keberatan dengan permintaan kenaikan honor yang diminta guru madrasah. “Permintaan itu tetap akan kami kaji agar tak bersinggungan dengan kebutuhan lain,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan guru madrasah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Madrasah Diniyah (FKMD) menggelar unjuk rasa di halaman gedung DPRD dan pendopo Pemkab Pandeglang. Mereka menagih sisa honor guru madrasah dari Juli sampai Desember sebesar Rp 2,5 miliar dan mendesak kenaikan honor guru madrasah dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu per bulan. (zen)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Rezeki Sudah Ditakar, Tak Akan Tertukar
2
Khutbah Jumat: Hikmah Mengingat Kematian dalam Islam
3
Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU, Pesantren Tambakberas Gerak Cepat Siapkan Fasilitas
4
Khutbah Jumat: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
5
Khutbah Jumat: Jangan Gadaikan Kejujuran demi Kepentingan Dunia
6
Sejarah Berdirinya Pesantren Tambakberas Jombang, Kembali Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
Terkini
Lihat Semua