Daerah

Guru Madrasah Demo minta Kenaikan Honor

NU Online  ·  Sabtu, 18 Desember 2010 | 03:56 WIB

Pandeglang, NU Online
Keinginan para guru madrasah diniyah yang mengharapkan kenaikan honor mendapat respons positif kalangan anggota DPRD Pandeglang. Rencananya Dewan akan membahas masalah kenaikan honor guru madrasah ini pada APBD perubahan 2011.

Ramjani Soegiri, Wakil Ketua DPRD Pandeglang mengaku bahwa Dewan pada prinsipnya Dewan menyetujui kenaikan honor guru madrasah. Tetapi usulan tersebut, katanya, baru akan dibahas pada APBD perubahan 2011.<>

“Untuk di APBD murni sudah terlambat,” katanya, Kamis (16/12).

Rain Fachrudin, Ketua Fraksi Partai Demokrat mengakui adanya kesepahaman Dewan terhadap permohonan kenaikan honor guru madrasah. “Fraksi Demokrat akan memperjuangkannya,” katanya.

Asmudji, Penjabat Bupati Pandeglang mengatakan, pada dasarnya Pemkab tak keberatan dengan permintaan kenaikan honor yang diminta guru madrasah. “Permintaan itu tetap akan kami kaji agar tak bersinggungan dengan kebutuhan lain,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan guru madrasah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Madrasah Diniyah (FKMD) menggelar unjuk rasa di halaman gedung DPRD dan pendopo Pemkab Pandeglang. Mereka menagih sisa honor guru madrasah dari Juli sampai Desember sebesar Rp 2,5 miliar dan mendesak kenaikan honor guru madrasah dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu per bulan. (zen)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang