Hari Asyura, PCNU Parepare Dzikir dan Doa Bersama
NU Online · Ahad, 30 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Parepare, NU Online
Jamiyyah Thariqoh Mu'thabarah An-Nahdliyyah (Jatman) dengan dukungan PCNU Parepare, Sulawesi Selatan mengadakan dzikir dan doa di hari Asyura 10 Muharram, Sabtu (29/8).
Kegiatan yang pertama dilakukan ini berlangsung di Masjid Darurrahman Rosi Pondok Pesantren Istana Tahfidzul Qur'an PCNU Parepare Lappa Anging Kelurahan Watang Bacukiki Kecamatan Bacukiki. Sekitar 200 orang mengikuti acara ini, di antara mereka termasuk para santri putra dan putri, PMII, Banser, Muslimat NU, IPNU-IPPNU serta warga NU lainnya.
Ketua Jatman Sulsel Habib Abdurrahim Assagaaf (Puang Makkah) melalui Habib Abdul Malik Assaggaf berpesan agar kegiatan dzikir dan doa dilaksanakan di Masjid Darurrahman Rosi. Dzikir dipimpin langsung kepada Pimpinan Pondok Pesantren Kiai Hannani.
Antusias masyarakat untuk ikut berpartisipasi termasuk memberikan sumbangan berupa makanan dan minuman. "Kegiatan ini hanya dipersiapkan kurang lebih satu minggu, tapi alhamdulillah (berlangsung lancar)," kata Ketua Panitia Pelaksana Adri yang juga Ketua Matan Parepare.
Ia mengatakan target peserta hanya 150, orang namun yang hadir mencapai 200 jamaah. Sebelum pelaksanaan acara beredar di grup WA NU 'Wakaf Spesial Asyura'. Dana yang terkumpul Rp14.200.000 dari 40 orang pewakif .
"WA tersebut diteruskan ke berbagai komunitas dan grup ternyata hasilnya diluar estimasi kami," kata Pimpinan Pondok Kiai Hannani yang juga Ketua PCNU Parepare.
Kiai Hannani berharap dengan dzikir dan doa pada hari Asyura di tengah pandemi Covid-19 dapat menghindarkan masyarakat wabilkhusus Kota Parepare dari berbagai macam musibah termasuk terhindar dari virus corona.
Pihaknya juga menginginkan doa dan dzikir di hari Asyura menjadi program tahunan dan semoga peserta yang hadir lebih banyak lagi. Kegiatan ini terbuka untuk umum, terbukti hadirnya berbagai komunitas yang ikut berdoa dan berzikir.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua