Solo, NU Online
Peringatan haul Habib Hasan bin Husain Al-Idrus diselenggarakan, Sabtu malam (2/3), di kediaman rumah puteranya, Habib Husain bin Hasan Al-Idrus, di daerah Pasar Kliwon Solo.
<>
Habib Hasan Al-Idrus, merupakan salah seorang tokoh pendakwah Islam yang hijrah ke Kota Solo. Ia lahir di Tarim, Yaman. kepindahannya ke Solo tak lepas dari pamannya, Habib Muhammad bin Husein Alaidrus (Habib Neon). Hasan kecil tumbuh berkembang dan mendapatkan pendidikan langsung dari kedua orang tuanya.
Setelah dewasa ia dikenal memiliki pandangan luas tapi kuat dalam berprinsip. Dalam berbagai ilmu diantaranya ilmu nahwu dan fiqh, ia menjadi rujukan dari berbagai madzhab. Oleh beberapa ulama ia disebut sebagai Waliyyul mastur (wali yang tersembunyi).
“Beliau bagai mutiara yang tersembunyi, dan sekarang menunjukkan sinarnya,” kata Habib Ja’far seperti yang tertulis pada manaqib Habib Hasan.
Semasa hidupnya, ia menghasilkan beberapa karya diantaranya adalah Kitab Bulughul Murad Wasiyyatil Aulad yang berisi syair dan terkandung banyak hikmah dan nasehat di dalamnya. Habib Hasan wafat pada malam Jumat 25 Mei 1974. Jasadnya dimakamkan di Pemakaman Tipes, Solo.
Habib Muhsin Al-Jufri yang memberikan ceramah mengatakan, “Acara semacam ini bertujuan untuk mengenang kaum solihin. Agar kita bisa meneladani dan cinta kepada mereka,”
Acara haul ini juga berdekatan dengan acara haul Habib Ali Al-Habsyi (mualif kitab maulid Simtudurar), yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Ahad (3/3) di Masjid Riyadh, Solo. Haul kedua tokoh tersebut secara rutin diadakan setahun sekali setiap bulan Rabi'ul Akhir.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua