Hilal Tidak Terlihat di Bukit Condrodipo Gresik, Minus 0,8 Derajat
NU Online · Ahad, 10 Maret 2024 | 18:15 WIB
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Lembaga Falakiyah Nadhatul Ulama (LFNU) Gresik melakukan pemantauan hilal di Bukit Condrodipo, Gresik. Pemantauan hilal tersebut dilakukan untuk menentukan 1 Ramadhan 1445 Hijriah.
Sebanyak 4 teleskop digunakan untuk memantau hilal di gedung Balai Rukyat NU Bukit Candradipo. Namun karena cuaca sedang mendung hilal tidak bisa terlihat di Bukit Condrodipo.
Ketua Lembaga Falakiyah NU Gresik Muchyidin Hasan mengatakan hilal masih berada di bawah ufuk, tepatnya minus 0 derajat 8 menit 10 detik. Bulan terbenam pada pukul 17.46 WIB. Kondisi berawan dan cenderung mendung. Dari hasil rukyatul hilal yang dilakukan tidak terlihat hilal.
"Matahari terlihat terakhir kali pada jam 16.47 WIB. Dengan hasil rukyat hilal tidak terlihat," kata Muchyidin Hasan, Ahad (10/3/2024).
Rukyatul hilal di Bukit Condrodipo dilakukan oleh 50 orang dari LFNU Gresik, 45 orang dari Kementerian Agama Gresik, dari Pesantren sekitar 40 orang dan dari ormas dan masyarakat sekitar 60 orang.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melalui Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) melaporkan tidak bisa melihat hilal. Untuk itu, direkomendasikan tanggal 1 Ramadhan 1445 Hijriah pada Selasa (12/03/2024) besok lusa.
Keterangan tersebut berdasarkan hasil rukyatul hilal atau pemantauan hilal yang digelar LFNU se-Jatim di sejumlah titik di Provinsi Jawa Timur pada Ahad (10/03/2024). Tercatat, ada 31 titik lokasi rukyatul hilal yang dilakukan LFNU se Jatim. Di antaranya ialah Bukit Condrodipo, Gresik.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua