IPNU-IPPNU Adakan Diklat Administrasi dan Keprotokolan
NU Online · Jumat, 29 Maret 2013 | 07:01 WIB
Kudus, NU Online
Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU mengadakan pendidikan latihan (Diklat) adminsistrasi dan keprotokolan dan Keadministrasian di Aula MA NU Nurussalam Besito Gebog Kudus, Jum’at (29/3). Diklat ini diikuti 72 utusan PAC IPNU-IPPNU se kabupaten Kudus.<>
Ketua PC IPNU Kudus Dwi Syaifullah mengatakan kegiatan ini untuk mensosialisasikan administrasi IPNU dan IPPNU hasil Kongres XVI dan XVII di Palembang November lalu dan menggalakkan tertib administrasi di semua tingkatan.
“IPNU-IPPNU Kudus mempunyai prestasi terbaik di tingkat nasional pada bidang administrasi. Oleh karena itu bisa terjaga dan lestrari,” katanya pada sambutan pembukaan.
Sedangkan keprotokolan,menurut Dwi, sebagai upaya mengetahui dan belajar tata cara proses acara atau seremonial sehingga setiap seremonial IPNU-IPPNU bisa berlangsung dengan tertib dan berjalan dengan baik.
“Secara khusus kita belajar tata cara keprotokolan baik yang ada di pemerintahan maupun IPNU-IPPNU sendiri,” tandasnya.
Menurut salah seorang narasumber Fiza Akbar, keprotokolan artinya serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan mengenai tata tempat, tata upacara dan tata cara penghormatan.
“Penghormatan ini disesuaikan sesuai dengan jabatan maupun kedudukannya dalam negara, pemerintahan dan masyarakat,” terang pria yang juga menjadi protokoler pemerintahan.
Selain Fiza, narasumber lainnya yang ikut mengisi materi keprotokolan adalah mantan Ketua PC IPPNU Kudus Maria Hidayati dan Ketua Majelis Alumni IPNU Kudus Agus Hari Ageng. Sedangkan ketua PW IPPNU Jateng Umi Sa’adah menjadi narasumber keadministrasian.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua