IPNU-IPPNU Jepara Himpun Database Se-Kabupaten
NU Online · Selasa, 2 Desember 2014 | 05:30 WIB
Jepara, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Jepara merancang setrategi kaderisasi IPNU dan IPPNU di daerah setempat. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) PC IPNU IPPNU Jepara.
<>
Ketua PC IPNU M Khoironi mengatakan, rakor pertama ini membahas susunan database dan laporan kegiatan selama triwulan. Untuk pertama kalinya rakor diselnggarakan di zona utara, bertempat di gedung Muslimat NU Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri seluruh PAC IPNU dan IPPNU se-Jepara.
Di antara hasil pembahasan dalam rapat tersebut antara lain, penyeragaman perangkat organisasi, pembuatan kartu tanda anggota (KTA), dan penerbitan buku PD/PRT dan POA. Sejumlah pelatihan juga direncanakan, antara lain, pelatihan administrasi pada Januari 2015, pelatihan jurnalistik untuk SMA/MA/SMK (21 Desember 2014), dan pendidikan dan latihan kader utama (Diklatama) perzona (Januari 2015).
Untuk komunikasi dan koordinasi, PC IPNU-IPPNU Jepara juga menginstruksikan pimpinan anak cabang, ranting, dan komisariat membuat email paling lambat 7 Desember 2014, serta pengumpulan laporan c1/triwulan paling lambat 14 Desember 2014 melalui email. Mereka juga diimbau untuk mengumpulkan database paling lambat 21 Desember 2014 melalui email.
“Penyusunan database ini dimaksudkan agar mudah untuk mendata dan mengetahui jumlah anggota IPNU dan IPPNU se-Jepara,” ujar Riyan Azis Salafuddin, Sekretaris PC IPNU Jepara.
Rakor ini rencananya akan diselenggarakan setiap tiga bulan sekali, dan dilaksanakan di setiap zona secara bergiliran, dengan tujuan agar dapat mengetahui potensi kader IPNU IPPNU se-Jepara. “Ini merupakan langkah awal dalam upaya perawatan kader,” pungkas Riyan. (Afandi/Mahbib)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua