IPNU Sukoharjo Siap Perbanyak Komisariat di Sekolah
NU Online · Selasa, 27 Januari 2015 | 11:01 WIB
Sukoharjo, NU Online
Usai terpilih dalam Konfercab PC IPNU-IPPNU KabupatenSukoharjo, Ahad (25/1) kemarin, ketua terpilih IPNU Sukoharjo Atsani Imam Ghozali mengatakan pihaknya akan tetap mempertahankan beberapa program kegiatan yang sudah berjalan dengan baik, serta menginisiasi pendirian komisariat di beberapa sekolah.<>
“Program kami ke depan, di antaranya tetap menyelenggarakan rutinan Germas, sebuah majelis kajian dan sholawat, yang telah dirintis pada kepengurusan sebelum kami. Insyallah kami juga akan berjuang dalam pendirian komisariat sekolah di Sukoharjo,” ungkap pemuda yang akrab disapa Sani itu.
Sani yang akan berduet bersama Nindia Aswaranti sebagai Ketua IPPNU Sukoharjo menambahkan, dalam mewujudkan programnya tersebut, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pengurus NU dan banom lainnya.
“Kami tak akan sukses melangkah tanpa dukungan. Maka dari itu, kami selalu menantikan support dan motivasi dari berbagai pihak agar IPNU Sukoharjo menjadi lebih baik,” ujar dia.
Sementara itu, pihak PCNU Sukoharjo berharap, kepengurusan IPNU-IPPNU baru ini dapat lebih bergerak di kalangan pelajar. Menurut Sekretaris PCNU Sukoharjo, Lasimin, sasaran yang terdekat yakni untuk menjaring putra-putri pengurus NU.
“Yang paling penting, saat ini, yakni bagaimana menggandeng para pelajar, yang amaliahnya NU dan ortunya NU. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mendata dan mengajak mereka untuk bergabung,” papar Lasimin.
Hal lain terkait hubungan antara NU dan IPNU-IPPNU, agar selalu mengkomunikasikan program yang ada. (Ajie Najmuddin/Anam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua