Jangan Ragu dengan Lulusan Perguruan Tinggi NU
NU Online · Selasa, 2 Oktober 2012 | 05:30 WIB
Kudus, NU Online
Ketua Pengurus Pusat Lembaga perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Noor Ahmad mengatakan semua lulusan pergururan tinggi NU memiliki akhlakul karimah yang cukup, kekuatan ilmu yang tinggi dan kemampuan situasi yang baik.
<>
“Oleh karenanya, saya tegaskan bagi pihak-pihak yang ingin memberdayakan bahwa jangan pernah ragu menggunakan lulusan perguruan Tinggi nahdlatul Ulama (PTNU) karena terjamin baiknya.”ujarnya dalam acara wisuda perdana Akademi Kebidanan (Akbid) Muslimat NU Kudus, di Aula DPRD setempat, Sabtu (29/9).
Noor Ahmad menegaskan NU telah mengembangkan sebuah pendidikan yang berorientasi pada karakter NU. Artinya yang pertama dididik adalah karakternya , kemudian pendidikan dan pemberian bekal-bekal yang terkait kemasyarakatan.
“Jadi yang dikembangkan NU dalam mendidik itu proses tazkiyah-nya, ta’lif, tadzkiyah dan hidmah sehingga dipastikan lulusan dari PTNU menjunjung tinggi akhlakul Karimah dan terpercaya,”tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor Unwahas Semarang ini mengungkapkan Perguruan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama telah mengalami peningkatan yang pesat. Dikatakan, 215 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di seluruh Indonesia semuanya telah terakreditasi maupun sedang proses akreditasi.
“Hal ini menjadi bukti kesungguhan elemen Nahdlatul ulama dalam mengembangkan PTNU sebagaimana yang diamanatkan Muktamar NU ke-32 di Makasar,” tambahnya.
Di samping itu, ia berharap perguruan tinggi juga mengembangkan pondok pesantren dengan mahasiswa sebagai santrinya. “Selain asrama mahasiswa, pesantren harus dikembangkan di kalangan kampus,” pintanya.
Kontributor: Qomarul adib
Terpopuler
1
Hukum Puasa pada Hari Nisfu Syaban
2
Sejumlah Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam Nisfu Sya'ban
3
4 Amalan Ringan Tapi Bernilai Pahala pada Malam Nisfu Sya’ban
4
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
5
Prabowo Klaim Program MBG Ciptakan Satu Juta Lapangan Kerja
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua