Jelang Idul Fitri, Warga Serbu Penjual Beragam Kerudung di Jepara
NU Online · Ahad, 27 Juli 2014 | 14:02 WIB
Jepara, NU Online
Menjelang datangnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H penjual pelbagai aneka kerudung ramai diserbu pembeli. Sebut saja Hj Sumari. Penjual kerudung yang menjajakan dagangannya di desa Margoyoso, Kalinyamatan, Jepara selama sepekan terakhir mendapatkan banyak pesanan.
<>
Saat ditanya, Ibu 5 anak itu menjawab sepekan menjelang lebaran dagangannya laris 100 potong per hari. Ratusan kerudung yang laku itu tidak hanya model baru seperti Hana dan Keiya. Model kerudung kawakan semacam Syria, Syahrini, Pashmina, Fatin, Angel Lelga juga laris manis.
Ia menjual dagangannya antara Rp15.000-40.000 yang disesuaikan dengan model dan ukurannya. Harga kerudung anak-anak dan dewasa tentu berbeda. Pembelinya dari penjuru kabupaten Jepara maupun Demak.
“Untung sedikit-sedikit tidak apa-apa yang penting pembelinya lancar. Dagangan sesuai dengan permintaan pelanggan,” kata istri H Mulyadi saat ditemui NU Online, Sabtu (26/7) sore.
Selain kerudung, pelbagai jenis mukena juga laku keras. Sebut saja mukena renda, ninja, daleman arab juga menjadi rujukan para pembeli.
Ia menambahkan dengan strategi laba sedikit dan pembeli lancar menjadikan ibu yang menjual alat konveksi sejak 1980an silam tetap dicari pelanggan. Meski letak tokonya tidak berada di tepi jalan raya tetapi dihimpit perumahan, tokonya selalu ramai oleh pembeli. Pagi tokonya buka pukul 07.00-17.00. Khusus Ramadhan ini malam hari juga buka pukul 20.00-22.00 wib. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua