Jelang Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Gus Rozaq Ajak Teladani Mata Batin Mbah Wahab
NU Online · Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Jombang, NU Online
Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengajak warga Jombang meneladani keteladanan para muassis NU, khususnya KH Abdul Wahab Hasbullah atau Mbah Wahab Tambakberas.
Ajakan tersebut disampaikan Gus Rozaq di sela-sela persiapan Muktamar Ke-35 NU yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.
"Muktamar ini kan pulang ke pangkuan muassis. Seratus tahun lagi belum tentu balik ke Tambakberas lagi. Maka selain kita sibuk secara fisik, batin kita juga harus kita hidupkan. Salah satunya dengan meneladani Mbah Wahab," ujar Gus Rozaq, seperti dirilis Tim Media MWCNU Jombang, Selasa (12/8/2026).
Kesaksian Santri Kinasih
Gus Rozaq menuturkan salah satu kisah karamah Mbah Wahab yang diriwayatkan oleh santri kinasihnya, KH Zubair, pengasuh Pesantren Salafiyyah 2 Bangil.
Diceritakan, suatu malam Mbah Wahab memerintahkan Kiai Zubair yang saat itu masih menjadi santri di Tambakberas untuk membuat dua cangkir kopi. Ia juga diminta berjaga di depan pintu karena akan ada tamu yang datang.
Atas dasar sami'na wa atha'na, Kiai Zubair menunggu hingga larut malam. Namun, tidak ada seorang pun yang datang.
Hingga menjelang subuh sekitar pukul 03.30 WIB, Mbah Wahab menyuruh Kiai Zubair menutup pintu.
"Wes ber, tutupen lawange, tamune wes muleh (Ya sudah, tutup pintunya, tamunya sudah pulang)," tutur Gus Rozaq menirukan ucapan Mbah Wahab.
Mendengar hal tersebut, Zubair memberanikan diri bertanya. "Lho, sejak dari tadi tidak ada tamu yang datang. Lajeng tamunya sinten, Mbah Yai (Lalu tamunya siapa, Mbah Yai)?" tanya Zubair.
"Lho, tamune ket mau wis mrene, saiki wes muleh. Tamune Mbah Yai Karim (pendiri Pesantren Lirboyo), takok aku pripun kabare NU? Tak jawab alhamdulillah NU sae-sae mawon, Yai (Lho, tamunya dari tadi sudah ke sini, sekarang sudah pulang. Tamunya Mbah Yai Karim, bertanya kepada saya bagaimana kabar NU? Saya jawab alhamdulillah NU baik-baik saja, Yai)," terang Gus Rozaq menirukan Mbah Wahab kepada Zubair.
Mata Batin Sang Panglima Para Kiai
Menurut Gus Rozaq, kisah tersebut bukan sekadar dongeng. Ia menyebutnya sebagai gambaran ketajaman mata batin Mbah Wahab atau maqam kasyaf, yakni terbukanya tirai batin dalam pengalaman spiritual.
"Para sepuh menuturkan, mata batin Mbah Wahab itu tajam. Beliau bisa melihat masa depan santri, membaca isi hati tamu, bahkan mengantisipasi bahaya sebelum terjadi. Itu karena beliau ahli fikih, ahli strategi, sekaligus ahli tirakat," jelas Gus Rozaq.
Ketajaman bashirah Mbah Wahab tersebut, lanjut Gus Rozaq, juga menjadi salah satu bekal yang mengantarkan Mbah Wahab bersama para muassis lainnya dalam mendirikan Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, NU didirikan bukan untuk kepentingan jangka pendek, melainkan sebagai jam'iyah yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan hingga jauh ke depan.
Pesan untuk Panitia dan Warga Jombang
Gus Rozaq berharap menjelang Muktamar ke-35 NU, semangat khidmah para panitia tidak hanya diwujudkan melalui persiapan fisik seperti merapikan kamar dan panggung.
"Yang lebih penting, kita hidupkan semangat batinnya Mbah Wahab. Ikhlas, tawadhu, dan mata batin kita asah dengan tirakat. Biar Muktamar ini berkah untuk Jombang dan NU sedunia," ucap Gus Rozaq.
Ia juga mengajak masyarakat Jombang mendoakan agar Muktamar ke-35 NU berjalan lancar dan membawa keberkahan.
"Ini tamu agung datang ke rumah kita. Mari kita sambut dengan khidmah total lahir batin, seperti yang dicontohkan Mbah Wahab," pungkasnya.
Terpopuler
1
Masyarakat Adat Kalimantan Timur Ungkap Penolakan Proyek Karbon Bank Dunia
2
Khutbah Jumat: Makna Kemerdekaan yang Hakiki dalam Islam
3
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
4
Khutbah Jumat: Hindari Kemaksiatan dalam Perayaan Kemerdekaan
5
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
6
Innalillah, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat
Terkini
Lihat Semua