Daerah

Ketua NU Medan: Kalau Ada yang Memfitnah NU, Rangkul Dia

NU Online  ·  Senin, 1 Juli 2019 | 02:30 WIB

Ketua NU Medan: Kalau Ada yang Memfitnah NU, Rangkul Dia

Halal bi halal PCNU Kota Medan, Ahad (30/6)

Medan, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) mengadakan halal bi halal, Ahad (30/6). Ketua PCNU Medan Burhanuddin mengatakan, dalam silaturrahmi dan halal bi halal ini seluruh ormas lintas agama diundang. Tujuannyamerangkul untuk kebersamaan membangun Indonesia lebih aman dan kondusif.

"Karena persaudaraan itu sangat indah," ucapnya dalam acara yang berlangsung di Kompleks Alamanda Medan,

Menurut Burhanuddin, dalam waktu lebih kurang empat bulan ini, di PCNU Medan terbentuk ranting-ranting di tujuh MWCNU se-Kota Medan. Ia pun mengatakan, jika mau ber-NU, ber-NU-lah dengan ikhlas. Sementara kalau ada NU difitnah, dimaki, siapa pun yang melakukannya, dia harus dirangkul.

"Orang NU jangan cengeng. Berbuatlah kebaikan demi umat," katanya.

Burhanuddian mengatakan sangat menikmati berhidmat melalui NU karena sama dengan berkhidmat kepada ulama. "Bersatulah kita saling bersangkulan kita senang bersama-sama dan susah bersama-bersama," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam waktu dekat akan diluncurkan NU Mart dengan berkerjasama dengan Bank Syariah Mandiri.

Sementara itu mewakili Ketua PWNU Sumut H Adlin Damanik mengatakan ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU. Adlin bercerita, NU jangan lagi mau seperti daun salam.

"Kalau dulu kita (NU) dibuat sebagai daun salam, kalau sekarang jangan mau lagi. Ibarat daun salam kalau dimasukkan ke gulai atau sayur. Kalau sayur dan gulai sudah enak, daun salamnya pun dibuang. Sudah saatnya kita NU harus tampil," ujarnya.

Untuk itu, kata Adlin, agar NU dan warga NU meningkatkan ukhuwah Islamiah, ukhuwan wathaniah, dan ukhuwah insaniah.

Tokoh masyarakat Medan Maruli Siahaan mengatakan dirinya bangga menjadi warga NU di Sumut ini. "Halal bi halal pada kesempatan inilah kita memohon maaf kepada sesama. Tidak ada lagi sekarang 01 dan 02 yang ada kita harus bersatu. Kita bangga bahwa Wapres RI adalah berasal dari NU. Terima kasih atas kerja sama selama ini," ungkapnya.

Ia meminta agar jangan mau tergoda dan terpengaruh oleh oknum-oknum yang akan menghancurkan Pancasila dan NKRI. "Kita pupuk persaudaraan dan keharmonisan agar kita mendapat keadulatan sehingga Sumut ini tetap kondusif," tegasnya.

Mewakili MUI Medan, Sukri Albani mempertanyakan apakah NU bisa mati? "Tapi saya katakan tidak akan mungkin, karena NU (juga kuat secara) kultural, sehingga tak akan berhenti," ucapnya.

Turut hadir, mewakili PCNU Deliserdang Mukti Ali, Perwakilan Bank Syariah Mandiri Jimmi, Rais Syuriyah PCNU Kota Medan KH Ali Syahdana Dhalimunthe, Sekretaris Zulkarnaen, Bendahara Zulkarnain, Wakil Bendahara Azmi Hadly, Ketua PGI Kota Medan, Muslimat NU Medan, Fatayat NU Medan, Banser Ansor, Pimpinan PT Sarang Tawon, dan undangan lainnya. (Ismail Nasution/Kendi Setiawan)  

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang