Komunitas Aswaja UIN Bandung Dirikan “Gema Aswaja”
NU Online · Jumat, 7 Februari 2014 | 03:00 WIB
Bandung, NU Online
Untuk menyatukan berbagai komunitas yang selama ini memperjuangkan ajaran Ahlusunnah wal Jamaah di UIN Sunung Djati Bandung, stake holder UIN tersebut membentuk sebuah organisasi baru bernama Generasi Muda Ahlusunnah wal Jama'ah (Gema Aswaja).
<>
Menurut Muhammad Aziz Mulhim Al Masyhuri, ketua umum Gema Aswaja, organisasi ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi kampus, katanya baru-baru ini di Bandung.
"Gema Aswaja dilaunching pada tahun baru Islam 1435 H yang lalu. Ini merupakan wadah bagi para kader dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyyah, dan Persis," ujar kandidat Doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini.
Gema Aswaja ini pun, lanjutnya, tak pernah melupakan tradisi-tradisi yang telah diajarkan oleh para ulama terdahulu seperti merayakan hari-hari besar Islam seperti tahun baru Islam, Isra Mi'raj, maulid nabi, dan nuzulul qur'an serta selalu berpikir inovatif terhadap tantangan jaman ke depan.
"Kami melestarikan tradisi dan mengembangkan inovasi," kata Aziz pada saat Maulid Nabi Nasional di Masjid Iqomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kegiatan Gema Aswaja yang rutin dilaksanakan diantaranya kajian kitab kuning atau bahtsul kutub pada hari Selasa bertempat masjid Iqomah, bahtsul masail pada malam Jum'at, dan kegiatan bulanan yaitu bakti sosial seperti santunan yatim piatu dan jompo
Aziz pun menambahkan bahwa kepengurusan Gema Aswaja ini baru berjumlah 40 orang, ke depan akan diadakan Ta'aruf Aswaja (TA) untuk menerima kader baru. (bakti habibie/mukafi niam)
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
3
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua