Boyolali, NU Online
Program NU’Preneur yang diadakan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah diutamakan untuk memberikan bantuan modal usaha dalam bentuk bantuan produktif.
<>
Bantuan dalam bentuk fisik seperti sepeda dan gerobak tersebut dirasa lebih tepat sasaran. “Kalau diberikan modal, takutnya nanti dipakai untuk yang lain,” kata Awang Yulias Supardi kepada NU Online, Selasa (24/3).
Maka dari itu, tambah salah satu pengurus LAZISNU Kabupaten Boyolali, ini bantuan modal kami berikan dalam bentuk fisik seperti alat masak, gerobak, sepeda dan lainnya.
Pemberian bantuan tersebut juga disesuaikan dengan usaha yang dilakukan warga. “Semisal usaha bengkel kita berikan kompresor, penjual somay kita berikan sepeda atau gerobak,” ujar dia.
Awang yang juga pengurus PAC Ansor Banyudono menambahkan warga yang tidak mampu dapat mengajukan untuk mendapat bantuan dari LAZISNU Boyolali. “Tidak harus warga NU, tetapi pengajuan mesti mendapat rekomendasi dari MWC setempat,” paparnya.
Selain program NU’Preneur, LAZISNU Boyolali yang beralamat di Jl. Boyolali – Semarang km. 1, Winong, Boyolali tersebut juga memiliki program lain seperti NU Smart, NU Care, dan NU Skill. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
2
Siswa SD Meninggal Dunia Usai Tiru Tren Freestyle, KPAI Minta Industri Game Terapkan Kontrol Ketat Konten Berbahaya
3
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
4
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
5
Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Kabur, RMI PBNU Ajak Warga Bantu Pencarian Tanpa Anarkis
6
Aceh Buka Jalur VVIP di Bandara Sultan Iskandar Muda untuk Jamaah Haji 2026, Ini Tanggapan PWNU
Terkini
Lihat Semua