Grobogan, NU Online
Berbagai paham-paham ajaran baru banyak bermunculan. Hal inilah yang menjadi pemikiran ulang untuk membentengi masyarakat yang mengakses keilmuan.<>
“Jangan sampai berbelok arah dari ajaran yang telah dicetuskan oleh wali songo dan para kiai NU, gondelono sarunge poro kiai NU (berpegah teguh dengan ajaran para kiai NU),” ujar Ketua Lembaga Perekonomian Nahdhatul Ulama (LPNU), Ir. H. Ady setiawan yang kebetulan mengisi tausiyah dalam acara pengajian rutin yang digelar oleh Ranting Muslimat NU desa Pulongrambe, Grobogan (20/12).
“Budaya selametan, tahlilan, yasinan dan shalawat nariyah adalah budaya Islam NU yang berhaluan Ahlussunnah Waljama’ah,” lanjut Ady dengan tegas dalam memantapkan masyarakat desa Pulongrambe.
Di akhir tausiyahnya, Ketu LPNU membagikan buku mengenai amalan harian NU kepada para pengunjung. Selain itu, dalam hal perekonomian Ady menawarkan kepada masyarakat yang mau beternak kambing ataupun sapi. (Asnawi Lathif/Anam)
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua