Probolinggo, NU Online
Madrasah Aliyah Syekh Abdul Qodir Al Jailani (MA SAQA) Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo berhasil mengantarkan salah satu siswanya mewakili Kabupaten Probolinggo<> dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-8 MA tingkat Jawa Timur, pada tanggal 7-11 Mei 2013, di Madiun. Dia adalah Fauzan, siswa kelas XI IPS yang akan turun dalam bidang seni kaligrafi.
Siswa asal Kecamatan Tongas yang bercita-cita berdakwah melalui kaligrafi itu berhasil mewakili kabupaten setempat setelah sukses meraih prestasi dari bidang seni lomba kaligrafi dalam seleksi Porseni Jatim 2013, di MAN Pajarakan, Senin (25/3). Dalam seleksi yang diikuti oleh 4 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA di Kabupaten Probolinggo itu, Fauzan meraih juara I.
Atas prestasi siswa yang memiliki hobi melukis kaligrafi itu, Kepala MA SAQA M. Rosyidi saat ditemui NU Online, Kamis (28/3) mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih siswanya. Ia pun berharap, anak didiknya itu mampu mengukir prestasi di tingkat Jawa Timur.
“Mudah-mudahan nanti di Madiun juga juara I. Sehingga, mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo, karena dia kan mewakili kabupaten setelah mengalahkan perwakilan 4 KKM MA di Kabupaten Probolinggo, dari bidang seni kaligrafi,” ujarnya.
Sementara Fauzan mengaku bahwa keberhasilan yang diraih tersebut berkat dukungan dan support dari semua dewan guru dan siswa di MA SAQA Kraksaan. Oleh karenanya dia bertekad akan membuat prestasi serupa di Madiun.
“Mohon dukungannya supaya prestasi ini bisa terus saya pertahankan dengan menjadi juara I dalam even Porseni ke-8 MA tingkat Jawa Timur yang digelar Madiun Mei mendatang. Yang jelas saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik dan membuat bangga masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua