Kudus, NU Online
Tidak mengherankan, di tengah ribuan jamaah yang menghadiri pengajian "Ansor bershalawat" bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Alun-alun Pati, Senin Malam (1/12) dipenuhi hadirin luar daerrah, termasuk dari Kudus.
<>
Pasalanya, dalam pengajian yang diselenggarakan PC GP Ansor Pati Jawa Tengah ini, masyarakat Kudus melampiaskan kerinduannya terhadap Habib asal Solo tersebut.
Seorang Syeicher mania asal desa Jekulo Kudus Danar Abdullah kepada NU Online, Selasa (2/12) menuturkan sudah hampir dua tahun lebih Habib Syech sudah tidak pernah lagi mengisi pengajian umum di wilayah kota santri ini. Bahkan pengajian selapanan Ahbabul Musthofa di Masjid Agung Kudus yang diasuhnya jarang dihadiri Habib yang memiliki suara khas ini.
Menurut Danar, Habib Syech merupakan sosok pioner utama shalawatan di Kudus melalui Jam'iyah Ahbabul Musthofa. Pengajian shalawatannya, kata danar, sangat mirip 'konser' yang membuat anak muda tertarik budaya seni Islami.
"Lewat sentuhan shalawatan, beliau mampu menyedot orang tua dan anak muda berbondong-bondong menghadiri pengajian. Ini sangat positif mengurangi kenakalan remaja yang mulai menggejala di kota ini," tandas pria yang juga aktivis MATAN Kudus ini.
Ia mencontohkan setiap ketemu dengan jamaah pada waktu merencanakan pengajian selalu yang diusulkan nama habib Syech.
"Kerinduan semua masyarakat Kudus sangat mendalam sehingga kita berharap beliau mau hadir kembali di sini,"tandas Danar seraya berharap ada yang menjembatani menghadirkan Habib Syech.
Harapan senada juga disampaikan warga Mejobo Noor Jannah. Ia mengharapkan pengajian umum terutama selapanan Ahbabul Musthofa yang rutin digelar sebulan sekali di Masjid Agung Kudus bisa dhadiri Habib Syech.
"Misalnya hadir setahun sekali sudah sangat menyenangkan sebagai obat kerinduan jamaah kepada beliau,"ujarnya singkat. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
5
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua