Meski Diguyur Hujan, Pawai Rolasan Tetap Meriah
NU Online · Jumat, 25 Januari 2013 | 12:08 WIB
Tegal, NU Online
Meski Hujan lebat sempat mengguyur kota Tegal, tetapi Pawai Rolasan untuk merayakan Maulid Nabi tetap berlangsung meriah. Ribuan warga turun ke jalan menyaksikan acara tersebut. Mereka bukan saja anak-anak tetapi juga orang dewasa dari berbagai pelosok Tegal. Kegiatan itu sendiri di gelar pada Rabu (23/1) malam .
<>
Pawai Rolasan ini tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat kota Tegal tetapi juga menarik minat masyarakat dari sekitar Tegal. Sejumlah pengunjung dari luar kota sengaja datang meramaikan tradisi yang sudah berlangsung lama ini.
Ragam peserta pawai memakai berbagai macam kostum yang meskipun malam hari kostum mereka kelihatan hidup. Grup marching band, calung dan group hadrah, ikut dalam perayaan ini.
Salah satu pengunjung dari Kabupaten Tegal, Faizal Ali (25) mengaku telah datang kedua kalinya bersama keluarganya untuk melihat Pawai Rolasan. Yang menarik salah satunya adalah bersatunya kamu muda dan kaum tua, sehingga terjadi unsur perpaduan sangat bersahabat. Ini berbeda dengan daerah lain yang kegiatan antara orang tua dan anak muda dipisah-pisah.
“Mudah-mudahan tradisi ini tidak punah, meski berada di masyarakat perkotaan, dan saya yakin mereka memiliki tujuan yang sama yaitu merayakan Maulid nabi,” harapnya.
Lain halnya dengan penonton dari Brebes, Ahamd Subekhi (24) yang bangga karena Kota Tegal mempunyai tradisi sendiri dalam memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kebanggaan ini menurutnya jangan sampai pada bulan ini saja, tetapi tahun-tahun berikutnya, ia berharap masih ada dan lebih meriah. Ia datang bersama teman-temannya dengan menaiki Tosa dan mengikuti acara hingga selesai.
“Salut dan menarik, sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi Kota Tegal,“ elunya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua