Muslimat NU: Tanamkan Pendidikan Karakter Sejak Dini
NU Online · Rabu, 1 April 2015 | 07:01 WIB
Jepara, NU Online
Ketua Guru Taman Kanak-kanak (TK) Tarbiyatul Athfal (TA) Muslimat NU Kabupaten Jepara, Asmiah mengemukakan kenakalan remaja saat ini perlu ditangani dengan penanaman pendidikan karakter bagi anak-anak usia dini.<>
Hal itu, jelasnya, sesuai dengan instruksi PP Muslimat NU agar meningkatkan jaringan pendidikan yang makin berkualitas dan terjangkau untuk menyiapkan SDM yang unggul, kompetitif, dan berakhlak mulia.
“Pendidikan anak di usia dini baik di TK maupun PAUD harus menekankan pada penanaman akidah dan akhlak mulia,” kata Asmiah dalam peringatan Harlah ke-69 Muslimat NU di Gedung NU Jepara, Ahad (29/3) lalu.
Penanaman akidah pada anak usia dini harus dengan pendekatan tertentu dan sesuai usia mereka. Secara umum, pendidikan usia dini belum disadari betul peranannya.
“Di internal Muslimat NU hal ini mulai disadari dan terus meningkatkan peningkatan kualitas. Kami menyadari jika tingkah laku seseorang kurang baik salah satunya ditentukan saat sejak masih dini,” tegasnya.
Meski demikian, tambahnya, pendidikan anak usia dini tidak hanya diserahkan kepada pihak PAUD atau TK sehingga peran orang tua juga sangat berpengaruh besar. “Kami selalu komunikasi dengan orang tua agar memberi pengarahan kepada mereka,” cetusnya.
Pada kegiatan ini disosialisasikan pula program cerita atau kisah teladan. Untuk cerita yang ditekankan berupa kisah para Nabi, Rasul, dan para sahabat serta cerita lainnya yang memiliki nilai pendidikan keteladanan. (Syaiful Mustaqim/Fathoni)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua