Jakarta, NU Online
Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cengkareng menggelar Konferensi ke empat. Acara tersebut digelar di Ranting NU Kapuk Cengkareng, Jl Pasar Alam, Jakarta Barat, Sabtu (20/9/2015). Istighotsah dan Dzikir Qubro yang dipimpin Katib PBNU KH Mujib Qulyubi merupakan rangkaian konferensi yang digelar pada malam tersebut. Konferensi ini mengambil tema “Memantapkan Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah, ala Thoriqoh Annahdliyyah dalam Bingkai Nusantara”.<>
Ketua Panitia Konferensi IV MWC NU Cengkareng yang juga Ketua Tanfidziyah NU Kapuk Cengkareng KH Gus Siroj Ronggo Laawe mengatakan “Alhamdulillah Konferensi berjalan lancar, mulus tanpa hambatan berarti, sebelumnya kami menggelar acara Istighotsah dan Dzikir Qubro yang dipimpin Katib PBNU KH Mujib Qulyubi dengan harapan acara konferensi ini berjalan lancar,” katanya.
Terpilih sebagai ketua MWC NU secara demokrasi Agus Salim menggantikan Almarhum KH Abdul Wahid Sholeh. Sementara itu Ketua Ranting NU Kapuk Cengkareng, KH Gus Siroj Ronggo Lawe yang diharapkan maju untuk MWCNU mengaku masih ingin bertahan mengurus Ranting NU Kapuk Cengareng
“Saya sifatnya mengantar dan ngopeni NU, kenapa saya tidak naik ke MWC NU, karena saya masih ngormati NU Ranting, sebelum Ranting ini kuat akarnya saya belum bisa meninggalkan Ranting Kapuk ini, tapi nanti setelah akarnya kuat sekali, baru saya akan ngurusi MWCNU itupun atas ijin Mbah Hasyim Ashari,” ujar Gus Siroj.
Ia mengatakan MWC NU yang sekarang ini harus betul-betul berani mengatakan Islam Nusantara harus secara terbuka dan menjadikan MWC NU Cengkareng menjadi barometer NU di Jakarta Barat.
“Kami Ranting NU Kapuk Cengkareng mendorong MWC NU Cengkareng untuk lebih berani mengatakan Islam Nusantara, harus menjadikan MWC NU Cengareng menjadi barometer NU di Jakarta Barat, dan mendorong sepenuhnya MWC Cengkareng membuka jatidiri NU yang sebenarnya karena untuk menangkis wahabi-wahabi yang saat ini berselimut dengan bahasa NU tapi ternyata mereka menjegal NU secara terang-terangan,” tegas Ketua Ranting NU Kapuk Cengkareng itu.
Hadir dalam acara tersebut Katib PWNU DKI Jakarta KH Zuhri Yaqub dan Ketua NU Jakarta Barat KH Abdurrohman Mahmud, Rais Syuriyah Jakarta Barat KH Abdurraman Shoheh dan disaksikan Pengasuh Pondok Pesantren Ashidiqiyah KH M Nur Iskandar SQ turut hadir Banom-banom NU yaitu IPNU, IPPNU, Ansor, Banser, Muslimat dan Fatayat. Red: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua