MWC NU Gunungsugih Lampung Prioritaskan Hidupkan Ranting
NU Online · Selasa, 19 April 2011 | 04:09 WIB
Menjadi pengurus Nahdalatul Ulama memerlukan niat yang ikhlas, pengorbanan dan perjuangan yang totalitas.
“Kami segenap pengurus berniat mengurus jam’iyyah NU ini hanya untuk memelihara agama Allah sekaligus memelihara (nguri-nguri) ajaran ahlussunah wal jama’ah (Aswaja), lebih-lebih ditengah masyarakat mengantisipasi gempuran ajaran-ajaran Wahabisme,”<>
Hal tersebut disampaikan Ketua Tanfidziyah MWC NU Gunungsugih, Wasim, SPdI, Senin, 18 April 2011, disela-sela kesibukannya menjadi sekretaris panitia pelaksana Ujian Nasional (UN) sekaligus sebagai Wakil Kepala (Waka) Kurikulum di MA Nurul ’Ulum Kauman, Kotagajah, Lampung Tengah.
Mantan ketua Pagar Nusa Gunungsugih dan alumni STAI Ma’arif NU Metro Lampung itu menambahkan, seyogyanya berjam’iyyah NU itu bukan untuk mencari jabatan apalagi untuk dekat dengan sang penguasa atau pemerintah.
Dibawah kepemimpinan Wasim MWC NU Gunungsugih, Lampung Tengah, agenda program kerja NU sekaligus skala prioritas selama kepengurusannya adalah menghidupakan seluruh ranting NU se-kecamatan Gunungsugih. Dan hingga hari ini, dari 18 ranting NU sudah 12 ranting yang eksis, artinya sudah 50 persen lebih ranting NU menata organisasinya, merawat tradisi dan kultur NU sekaligus memperkuat struktur NU.
Wasim menambahkan, saat ini MWC NU Gunungsugih, Lampung Tengah, sedang berproses membenahi sekaligus menghidupkan kembali badan otonom (banom) NU yang lama mati suri, khususnya generasi mudanya, IPNU, IPPNU, GP Ansor dan Fatayat NU. Namun untuk PAC Muslimat NU Gunungsugih sangat aktif sekali, ini ditandai pengajian rutinan Ahad Pahing antar ranting Muslimat NU se-Gunungsugih.
Menutup pembicaraannya, Wasim berharap, perhatian dari PBNU dan jajarannya untuk memperhatikan NU di daerah-daerah, bukan hanya berkonsentrasi di pulau Jawa saja.
“Warga nahdliyyin di daerah-daerah sangat membutuhkan informasi- informasi ke-NU-an sekaligus sosialisasi-sosialisasi, seperti beberapa saat lalu PBNU mengadakan sosialiasi hasil-hasil Mukatamar NU ke 32 di Yogjakarta. semoga di Lampung juga demikian,” tambahnya. (kra)
Terpopuler
1
PBNU Putuskan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026
2
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
3
PBNU Rampungkan Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Lirboyo dan Jakarta Jadi Opsi Terkuat
4
Penentuan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Ditunda, Paling Lambat Besok Pagi
5
PBNU Sebut Pengalaman Tambakberas Jombang Jadi Modal Utama Selenggarakan Muktamar Ke-35 NU
6
Pesan Rais Aam PBNU kepada Pengurus 25 Hari Jelang Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua