Subang, NU Online
Beberapa tahun terakhir mulai bermunculan organisasi-organisasi ekstrim yang mengancam terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bahkan pemberitaan yang masih terngiang di telinga kita adalah mengenai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mencatut Pagar Nusa yang katanya mendukung khilafah. Dalam menyikapi hal ini sudah seharusnya tensi nasionalisme pemerintah meningkat dan tentunya mampu bersikap tegas.<>
Demikian disampaikan C. Arif Setiawan, sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang kepada NU Online di sela-sela peringatan hari lahir (harlah) ke 10 Pesantren Attawazun, Kalijati, Subang. Ahad (30/6)
“Dalam menjaga NKRI wilayah NU ada di wacana, kalau (menjaga NKRI, red) yang bersifat teknis itu adalah wilayah pemerintah, baik sipil maupun militer,” katanya.
Jika NU “bermain” pada tataran teknis, lanjut Arif, dikhawatirkan akan berdampak pada konflik horizontal dan NU tidak menginginkan hal demikian, oleh sebab itu jika memang pemerintah tidak menghendaki terjadi konflik horizontal, sudah seharusnya pemerintah bersikap tegas dalam menyikapi organisasi ekstem ini, jika pemerintah tidak tegas maka tidak menutup kemungkinan konflik horizontal tersebut akan terjadi.
Arif pun mengingatkan kepada pemerintah dan perangkat negara lainnya untuk ikut terlibat dalam menjawab “ujian nasionalisme” ini.
“Hanya mengingatkan saja kepada pemerintah agar bersikap tegas, juga para petinggi partai yang mengusung nasionalisme,” pungkasnya
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua