Para Mujami NU Care-LAZISNU adalah Pahlawan Berpahala Ganda
NU Online · Ahad, 29 September 2019 | 15:45 WIB
Para Mujami adalah ujung tombak kesuksesan LAZISNU dengan pahala ganda yang diterima. Pahala ganda ini didapat karena para Mujami sudah menggerakkan seseorang untuk berbuat baik dan ia sendiri juga sudah melakukan hal baik.
"Para Mujami mendapat pahala ganda. Dari ia mengajak orang lain bersedekah dan dari ia berjalan menjemput sedekah tersebut. Ini ditegaskan dalam Quran bahwa Allah memerintahkan agar sedekah, zakat, infak itu dijemput. Bukan menunggu," jelas Kiai Taufik.
Kiai Taufik menambahkan bahwa Mujami mengemban tugas mulia dan istimewa. Oleh karenanya ia mengajak para Mujami untuk menata niat dalam berkhidmah sekaligus niat menjalankan perintah agama. Ia juga berharap para Mujami mampu memaksimalisasikan potensi ZIS (zakat, infak, sedekah) di lingkungannya masing-masing dengan khidmadnya tersebut.
"Bab mengenai zakat jarang dibahas oleh para mubaligh. Sering terdengar saat sudah mulai masuk Idul Fitri. Padahal zakat, infak dan sedekah bukan hanya pada saat Ramadhan saja. Setiap waktu masalah ini harus terus digaungkan," tegas Kiai Taufik yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pringsewu ini.
Ia pun mengapresiasi kinerja LAZISNU Pringsewu selama ini yang sudah menunjukkan hasil dan manfaat bagi masyarakat. Terlebih dengan adanya Madrasah Mujami, ia optimis, profesionalisme dalam manajemen pengelolaan ZIS akan semakin baik sehingga mampu lebih bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya mendapat laporan sampai dengan saat ini sudah lebih dari 1,5 Milyar dikelola oleh LAZISNU Pringsewu hasil dari pengumpulan koin-koin yang kadang di masyarakat dianggap tidak bermanfaat. Ini luar biasa," katanya.
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua