Tulungagung, NU Online
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tulungagung, Jawa Timur, membuat gebrakan baru menyikapi maraknya korupsi di berbagai belahan Tanah Air. Gebrakan itu berbentuk parade musik yang dikolaborasikan dengan pendeklarasian Manifesto Antikorupsi.
“Dalam parade musik ini, kami akan membikin Manifesto Antikorupsi yang ditandatangani tokoh-tokoh yang ada di Tulungagung,” ujar Abidurrahman, Ketua PC PMII Tulungagung seperti dilaporkan Kontributor NU Online di Tulungagung, Muhibbudin, Senin (23/4) kemarin.
Bertajuk “Parade Musik Anti-Korupsi”, perhelatan yang diprakarsai PMII itu dijadwalkan berlangsung, Rabu (25/4) malam, di sepanjang Jalan Antasari, Tulungagung. “Parade musik ini memang kita setting (atur) di sepanjang jalan, biar mendapat perhatian masyarakat luas,” ungkap Abidurrahman.
Di tengah maraknya suasana parade musik, kata Abidurrahman, PMII membikin Manifesto Anti-korupsi yang bakal ditandatangani sejumlah tokoh. Di antaranya, Bupati Tulungagung Ir Heru Tjahjono MM, Ketua DPRD Drs Isman, Kepala Kejakasaan Negeri Untung Tarang SH, Kepala Polres AKBP Trihadi Sutono, Komandan Kodim 0807 Letkol Rusman dan tokoh-tokoh lainnya.
“Ini merupakan bagian dari kampanye anti-korupsi. Melalui manifesto yang ditandatangani sejumlah tokoh itu, kita membuat semacam kesepakatan bahwa Tulungagung harus bersih dan bebas dari korupsi,” ungkap Abidurrahman di sekretariat PC PMII Tulungagung.
Sejumlah isu juga diusung PMII dalam Parade Musik Anti-Korupsi ini. Di antaranya, soal supremasi hukum, partisipasi masyarakat dalam mengawal otonomi daerah dan penegakan hukum tanpa diskriminasi.
“Dalam even ini, PMII juga mengusung isu penyusunan APBD yang mencerminkan kepentingan masyarakat. Lewat Parade Musik Anti-Korupsi ini, sejumlah isu yang kita bawa mudah-mudahan mendapat perhatian,” tandasnya. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua