Bogor, NU Online
Gedung Tegar Beriman, Selasa (6/1) dipenuhi ribuan Nahdliyin Bogor yang hadir dalam acara Tadarus Al-Quran dalam rangka pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor masa khidmat 2014-2019. Antusiasme Nahdliyin Bogor yang hadir didorong oleh semangat Jam’iyyah dan kehadiran ketua umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.<>
Dalam sambutannya ketua PCNU kabupaten Bogor, KH Romdon mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun, PCNU Bogor telah menjalankan programnya dengan maksimal. Bidang sosial misalnya telah melakukan kegiatan pemberdayaan pesantren melalui pertanian dan perikanan. Dalam bidang pendidikan misalnya di kabupaten bogor telah berdiri beberapa sekolah NU dari tingkat dasar sampai menengah.
“Tidak kalah pentingnya adalah berdirinya kantor PCNUyang sangat representatif di cibinong bogor, dan lima tahun ke depan NUBogor akan menggenjot program-program yang langsung bersentuhan dengan rakyat,” imbuh Romdon.
Bendahara PCNU Kabupaten Bogor, H.Zaenal Arifin mengatakan bahwa, kedepan NU lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi yang dapat membantu warga Nahdliyin dalam meningkatkan ekonominya. “Warga NU harus mendapatkan perhatian lahir dan bathin,” tegasnya.
Sementara itu saat ditemui NU Online, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan bahwa membumikan tradisi NU yang harus selalu dilakukan, dan tidak boleh ragu-ragu dalam mengamalkannya.
“Manaqib, Burdah, Dhiba’ adalah tradisi yang tetap dijaga , Biarkan mereka yang mengatakan Bid’ah, NU tetap teguh melaksanakan. Mereka yang membid’ahkan harus ngaji lagi,” tegasnya.
Hadir dalam acara tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat, KH Asep Burhanudin, Dr.Eman Suryaman dan rombongan, lembaga, lajnah dan adan otonom NU se-Kabupaten Bogor. Salah satu Nahdliyin yang hadir, Ujang Ruhiat mengatakan, baru Kali ini Gedung Tegar beriman penuh sesak, ini jadi sejarah tersendiri dengan kehadiran Nahdliyin yang begitu luar biasa. (Akhsan Ustadhi/Anam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua