Lombok Barat, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ust. H. Nazar Na'ami meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isi-isu yang kontra produktif saat ini, khususnya terkait dengan hasil Pemilu. Sebab, isu yang berkembang seperti ajakan untuk mengikuti people power, KPU curang, dan sebagainya sangat tidak kondusif bagi masa depan Indonesia.
"Saya merespon situasi nasional saat ini dan menolak segala bentuk provokasi dan ancaman terhadap stabilitas politik nasional dan ancaman makar," tukasnya di sela sela Safari Ramdhan di Desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Jumat (18/05) malam.
Akademisi UIN Mataram itu juga menolak segala bentuk gerakan inkonstitusisonal di Indonesia. Sebab, gerakan yang demikian jelas-jelas mengangkangi Undang-Undang Dasar ’45 dan berpotensi menimbulkan konflik horisontal.
"Kami dan segenap lapisan masyarakat harus tunduk pada Undang-Undang, " tutupnya
Untuk diketahui bahwa PCNU Lombok Barat setiap malam keliling menyasar masyarakat di wilayah pulau seribu masjid ini dalam rangka Safari Ramadhan untuk mempererat silaturahim antar sesama Nahdliyyin dan warga setempat. Dalam Safari Ramadhan tersebut, juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh jajaran syuriah dan tanfidziah PCNU Lombok Barat.
"Kita setiap malam marathon turun. Tadi malam di Karang Genteng, malam ini di Bongor, malam minggu di Jeranjang PLTU," jelas Sekretaris PCNU Lombok Barat, Ali Ma'sum. (Hadi/Aryudi AR).
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua