Pecalang Umat Hindu Bantu Sukseskan Pengajian Muslimat NU
NU Online · Ahad, 6 November 2016 | 20:43 WIB
Pengajian Rutin Triwulan yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, di Desa Banjarrejo, Ahad (6/11), berbeda dari sebelumnya. Kali ini para pecalang atau semacam polisi adat umat Hindu ikut serta dalam membantu kelancaran kegiatan yang dihadiri oleh ribuan warga NU ini.
Tampak mereka membantu mengatur arus lalu lintas dan parkir serta membantu bagian distribusi konsumsi panitia. Menurut Ketua MWCNU Gadingrejo Mukhlis, kerukunan dan kebersamaan tersebut harus terus dipupuk agar tercipta harmoni dalam hidup bermasyarakat.
"Perbedaan tidak harus menjadikan kita saling berhadap-hadapan. Perbedaan justru akan menjadi rahmat jika dapat dikelola dengan baik," katanya di sela-sela kegiatan tersebut.
Ia menambahkan bahwa di daerah Banjarrejo dan sekitarnya memang banyak warga umat Hindu yang sangat menjunjung tinggi kebersamaan dan toleransi. Mereka selalu siap membantu sesama tanpa melihat latar belakang suku dan agamanya.
"Kami ucapkan terima kasih atas bantuannya dalam ikut memperlancar kegiatan pengajian kali ini. Ke depan kita harapkan hal seperti ini untuk terus dipertahankan," ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan salah satu anggota PAC Gerakan Pemuda Ansor Gadingrejo Armed Al Hasan. Menurutnya, perbedaan bukanlah perselisihan. Karena itu, adalah wajar bila GP Ansor dan Pecalang umat Hindu Kecamatan Gadingrejo bekerja sama dalam acara Pengajian triwulan Muslimat Kecamatan Gadingrejo.
Hadir pada acara tersebut Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu H. Sujadi, Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufuqurrohim, Ketua PC Muslimat NU Hj Ani Fitriani, Ketua PC Fatayat NU Umi Laila, dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Pringsewu. (Muhammad Faizin/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua