Pelajar NU Jombang Bershalawat Untuk Indonesia Damai
NU Online · Kamis, 23 Mei 2019 | 12:15 WIB
Sejak 21 hingga 22 Mei 2019 kemarin, situasi di DKI Jakarta diketahui masih belum kondusif. Ini menyusul para demonstran yang tak kunjung menyudahi aksi-aksinya. Salah satu yang menjadi pusat unjuk rasa adalah kantor Bawaslu pusat.
Situasi ini mendapat perhatian di berbagai daerah. Tak terkecuali dari kalangan pelajar Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang terwadahi dalam organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU).
Para pelajar NU ini bersama-sama memanjatkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW di Balai Desa Tebel, Rabu (22/5), sembari berharap situasi yang kurang kondusif itu segera sejuk, tenteram seperti sedia kala.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Bareng, Irna mengatakan, situasi yang terjadi di Jakarta secara tidak langsung berdampak terhadap psikologi dan ketenangan masyarakat di daerah-daerah lainnya.
"Ini juga berdampak pada psikologis dan ketentraman masyarakat tak terkecuali di wilayah Bareng, sehingga kami mengadakan acara ini untuk ikut mendamaikan dan menciptakan suasana lebih sejuk untuk Indonesia," katanya.
Tampak di lokasi, para pelajar NU antusias dan khidmat sepanjang bacaan shalawat dilantunkan hingga usai.
Pembacaan shalawat yang dinamakan 'Pesawat' yakni Pelajar NU Bareng Bershalawat tidak hanya dilaksanakan kali ini saja. Namun agendak ini akan terus dilakukan dengan istiqamah.
“Harapan kami semoga acara Pelajar NU Bareng Bershalawat Pesawat akan terus ada dan abadi di Bumi Bareng," harapnya.
Pada kesempatan itu, dilangsungkan nonton bareng film yang berjudul Menolak Diam. Film ini diperankan sekumpulan para pelajar untuk menolak praktik korupsi di sekolah mereka. (Syamsul Arifin/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua