Pengkaderan Anggota, PMII Sukoharjo Gelar Mapaba di Universitas Boyolali
NU Online · Kamis, 31 Desember 2020 | 04:00 WIB
Arindya Iryana Putri
Kontributor
Boyolali, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sukoharjo perluas pengkaderan anggota melalui kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Universitas Boyolali, Jawa Tengah, pada Ahad (27/12).
Kegiatan yang menjadi momen babat alas bagi PMII cabang Sukoharjo untuk mengembangkan sayap pengkaderan bukan hanya di lingkup Sukoharjo saja namun juga turut membantu membumikan PMII di daerah lain.
"Ini pertama kalinya mahasiswa perguruan tinggi di Boyolali melaksanakan Mapaba. Artinya prosesi tersebut merupakan babat alas" tutur Ketua PMII Cabang Sukoharjo, Ginanjar.
Ginanjar juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Mapaba yang di ikuti sebanyak 29 mahasiswa tersebut bertujuan untuk mengembangkan PMII secara masif.
"Selain sebagai bentuk pengembangan sayap gerakan mahasiswa PMII di lingkup kampus, tujuan adanya Mapaba ini agar PMII bisa mewarnai dinamika gerakan mahasiswa di kampus sekaligus sebagai bentuk pengamalan dan pengabdian nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah," jelasnya.
Disampaikan, kendati Universitas Boyolali merupakan wilayah resmi Pemkab Boyolali, Ginanjar juga menyampaikan bahwa untuk sementara waktu, PMII di perguruan tinggi tersebut berada di bawah naungan PMII Cabang Sukoharjo. Sebab di Boyolali belum ada kantor cabang PMII.
"Penamaan komisariat PMII di Universitas Boyolali menggunakan nama salah satu tokoh, yaitu Komisariat Ki Ageng Pengging. Selain mengenang sejarah, penamaan tersebut juga bermakna bahwa anggota PMII di Boyolali supaya terus berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI," ucapnya kepada NU Online, Rabu (30/12).
Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung NU Center Boyolali ini juga disambut baik oleh ketua PCNU Boyolali H Masruri. Sebagai anak ideologis NU, dirinya berpesan pada peserta untuk tekun dan istiqamah menjadi kader PMII.
"Teruslah berproses secara istiqamah. Semuanya diniati untuk ibadah, supaya membuahkan hasil yang baik dan berkah," pungkasnya.
Kontributor: Arindya
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua