Daerah

Pentingnya Pelajar Berorganisasi Berhaluan NU

NU Online  ·  Senin, 2 April 2012 | 10:48 WIB

Pamekasan, NU Online
Sudah saatnya para pelajar tidak hanya berdiam di sekolah, menutup diri dari apa yang terdapat di luar lingkungan tempat ia menimba ilmu. Aktif berorganisasi yang berhaluan NU mutlak penting diikuti oleh mereka.

“Aktif di OSIS sangatlah tidak cukup, karena ini hanya berkutat di lingkungan sekolah. Dan tentu sagat membanggakan ketika seorang pelajar berkesempatan menempa potensi dirinya di organisasi semacam IPNU-IPPNU sebagai komunitas pelajar NU,” tegas pembina IPNU Kadur Pamekasan KH Sajai Arifin kepada anak didiknya dalam sambutan pengarahan organisasi ke-NU-an di Auditorium Pesantren Miftahul Anwar, Klompe’ Indah, Pamoroh, Kadur, Pamekasan, Ahad (01/04).<>

Menurut kepala MTs Miftahul Anwar tersebut, zaman globalisasi juga bisa melahirkan dampak negatif. Banyak kegiatan-kegiatan dan aliran-aliran lintas daerah yang tidak selaras dengan Ahlus Sunnah wal Jamâ’ah.

“Oleh karena itu, mantapkan diri kalian bergabung dengan organisasi IPNU-IPPNU,” sarannya kepada puluhan pengurus Pimpinan Komisariat Miftahul Anwar IPNU-IPPNU Kadur yang sudah terbentuk. “IPNU-IPPNU adalah benteng terdepan dalam mengawal Aswaja di kalangan pelajar.”

Aswaja, tambah sekretaris desa Pamoroh tersebut, pada dasarnya berjamaah (berorganisasi).

“Jadi kalian bergabung dalam sebuah organisasi ini adalah bagian dari nilai-nilai Aswaja,” ujarnya.

Selain itu, Kiai Sajai juga menceritakan bagaimana perjuangannya sewaktu aktif di PAC IPNU Pakon dulu. Tantangan utama kala itu, katanya, ialah kendaraan.

“Saya dengan senior IPNU kala itu tak jarang jalan kaki ke 17 desa di Kecamatan Pakong, hanya demi pengembangan organisasi pelajar NU bernama IPNU,” pernyataannya ini mendapat tepuk tangan meriah dari para peserta serta pengurus IPNU-IPPNU Kadur.



Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor: Hairul Anam

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang