Pringsewu, NU Online
Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu Munawwir mengejak segenap umat Islam untuk menghilangkan perdebatan masalah khilafiyah.<>
Hal ini disampaikan ketika menjadi narasumber dalam pelatihan imam masjid dan musholla yang dilaksanakan MUI Kabupaten Pringsewu, Rabu (17/07/13).
Menurut Munawir, perdebatan mengenai hukum fiqh yang bersumber dari 4 madzhab yang dianut mayoritas umat Islam di dunia tidak perlu diperdebatkan lagi.Â
"Sekarang zamannya mengikuti dan menelaah apa yang sudah diperdebatkan oleh para ulama terdahulu," tambahnya.
Seperti diketahui bahwa pada era sekarang ini banyak sebagian orang yang suka memperdebatkan khilafiyah yang terjadi dengan dasar-dasar yang terkesan mementingkan kepentingan masing masing. Dan diperburuk lagi sebagian orang yang berdebat tersebut masih minim pengetahuan akan hal yang diperdebatkan. Hal ini tentu akan membingungkan umat yang belum paham tentang hukum Islam secara mendalam.
Munawir mengharapkan kepada segenap umat Islam untuk menjunjung tinggi toleransi selama hal tersebut dasar yang jelas dan benar. Ia juga mengharapkan kepada setiap umat Islam untuk belajar lagi pemahaman hukum hukum Islam secara inten sehingga keyakinan yang dipegang selama ini tidak berdasarkan taqlid buta.
Hal ini tentu akan menambah keistiqomahan dan kekhusyuan dalam beribadah yang akhirnya nanti akan menghasilkan jiwa jiwa yang dapat menyebarkan perdamaian antar sesama dan membuat agama Islam sebagai agama rahmatan lil alamiin.Â
Redaktur  : Mukafi Niam
Kontributor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua