Subang, NU Online
Pesantren Al-Huda yang berlokasi di Dusun Pungangan, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar haul almarhum KH Syamsudin Sulaiman serta arwah para penduhulu dusun tersebut pada Ahad (15/6).
<>
Kiai Adang Kosasih, salah seorang dzuriyyat dari KH. Syamsudin menyampaikan biografi singkat KH. Syamsudin Sulaiman. Ia juga mengatakan, salah satu tujuan haul adalah mengenang sekaligus memberikan motivasi kepada generasi selanjutnya agar bisa melajutkan cita-cita dan perjuangannya.
"Waktu Mama Syamsudin masih hidup, beliau sangat gigih memperjuangkan ajaran Ahlussunah wal-Jama’ah, masih ada saksi hidup yang dulunya aktif di Ansor," ungkap Pengasuh Pesantren Al-Huda itu.
Di hadapan ribuan hadirin yang memadati maqbarah Dusun Pungangan, Kiai Adang juga menyampaikan bahwa perjuangan Mama Syamsudin ternyata membuahkan hasil, salah satu indikatornya adalah di Dusun Pungangan sudah berdiri 5 Pesantren.
"Alhamdulillah, sekarang sudah ada lima Pesantren, ada Pesantren Al-Huda, Pesantren Al-Karimiyyah, Pesantren Minhajuthalibin, Pesantren Annur dan Pesantren Arrohmaniyah Assalafiyyah," ujarnya.
Di malam hari, haul bertema 'menakar tradisi menjaga jati diri' ini dilanjutkan dengan taushiyah dari KH. Subhan Baihaqi dari Cirebon. Taushiyah bertempat di halaman Masjid Jami' Al-Huda. (Aiz Luthfi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua