Bandung, NU.Online
Konflik yang terjadi di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak berpengaruh terhadap keutuhan partai di wilayah dan cabang-cabang.
Tatang Qastalani, Anggota Dewan Syuro PKB Jawa Barat, di Bandung, mengungkapkan, akan tetap setia pada PKB pimpinan Alwi Shihab. Menurutnya, konsolidasi dan koordinasi yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jabar tetap berjalan dengan efektif, sama sekali tidak terganggu, meskipun sebelumnya sempat timbul wacana akan mengganti atribut dan nama partai menjadi Partai Kebangkitan Nasional (PKN).
“Apapun hasil putusan Mahkamah Agung (MA), PKB Jabar akan teteap mengikuti para pendiri, yakni para ulama dan tetap menargetkan 15% suara pada pemilu mendatang,” kata Tatang, yang juga Ketua Fraksi PKB Plus DPRD Jabar.
PKB Jabar telah menyiapkan langkah-langkah jika kasasi pihak Matori dimenangkan MA. Salah satunya dengan mempetakan kondisi sosio-politik Jabar pada akhir Juni lalu, dengan Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Jabar,” jelas Tatang.
Lebih lanjut, Tatang menegaskan, "Pertemuan Juni lalu terungkap, cabang-cabang menginginkan agar PKB tidak berubah nama dan memenagkan perkara dengan Matori". (ZSR/Kd-JB)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua