Malang, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menjadi sentrum gerakan titahkan para kader pergerakan untuk tidak hanya menjadi pemilih abal-abal yang mudah terkena serangan fajar, namun lebih dari itu, yakni menjadi pemilih yang bisa menciptakan pemilihan gubernur (pilgub) yang berintegritas, dengan menolak keras pada praktik money politik pada pilgub Jatim yang berlangsung pada Kamis, 29 Agustus.
<>
“Persiapan pilgub sudah 100%, kami mengharap warga Jatim menggunakan hak suaranya dengan baik, tanpa adanya praktik-praktik curang, terlebih golput akan pilgub ini sesuai dengan apa yang kita harapkan,” papar Hendrik selaku ketua KPU Malang, dihadapan para kader PMII, Selasa (27/08) di Hotel Regent, Jalan J. A. Suprapto, Malang.
Dalam sosialisasi pilgub yang dihadiri Ketua KPU Malang dan bekerjasama dengan Malang Corruption Watch (MCW) itu, tidak hanya dihadiri PMII sebagai peserta, namun juga beberapa akademisi dari Universitas Widyagama, Universitas Islam Negeri Malang (UIN), Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), dan Universitas Negeri Malang (UM) dan beberapa warga dari tiap kecamatan kota Malang.
Sementara itu, Ketua PMII Cabang Malang saat ditemui NU Online usai acara mengatakan, PMII suadah seharusnya menjadi pemilih kritis dan menjadi contoh bagi masyarakat bukan malah apatis dengan tidak menggunakan hak suara (golput).
“Kader-kader PMII sudah faham benar akan terapan paradigm kritis transformatif yang selalu diajarkan di PMII, 29 besok para kader harus mengaplikasikannya dengan menjadi pemilih kritis,” tegas Erwanto pada NU Online.
Senada dengan apa yang disampaikan Erwanto, Luthfi J Kurniawan selaku dewan Pembina Malang Corruption Watch juga menyampaikan, jika pilgub Jatim ini harus jujur dan berintegritas bukan hanya pemilihan masal tanpa kejujuran.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Diana Manzila
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua