PMII Sukoharjo Siap Kawal Kebijakan Lahan
NU Online · Sabtu, 18 April 2015 | 12:01 WIB
Sukoharjo, NU Online
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sukoharjo menilai banyak lahan produktif pertanian di beberapa daerah Soloraya, kini banyak berganti menjadi lahan pemukiman dan industri.
<>
Untuk itu, pihaknya siap mengawal setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten, terutama yang berkaitan dengan hal tersebut.
“Kami siap mengawal dan mendorong perdes (peraturan desa) untuk melindungi lahan produktif. Adanya Perdes yang mengatur atau melarang sawah-sawah untuk perumahan atau pabrik, justru dapat mendukung program swasembada pangan,” kata Ketua PMII Cabang Sukoharjo, Devit Zainudin, Kamis (16/4).
Menurutnya, kebijakan alih lahan tersebut ironi dengan anjuran pemerintah untuk melaksanakan program swasembada pangan. “Saat ini pemerintah menggembor-gemborkan swasembada pangan. Kalau sawah-sawah ditanami rumah, kapan swamsembada pangan dicapai?” papar Devit.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai momentum Hari Lahir (Harlah) PMII ke-55, Devit berharap PMII ke depan dapat lebih baik. “Semoga PMII ke depan lebih bermanfaat untuk semua,” ujarnya singkat.
Ditambahkan Devit, PMII Sukoharjo memperingati Harlah ke-55 PMII kali ini, dengan mementaskan monolog dengan tema "Hidup Bersama Harus Dijaga", serta pentas deklamasi puisi bersama Komunitas Sastra PMII Sukoharjo "Kopi Tubruk". (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
2
Siswa SD Meninggal Dunia Usai Tiru Tren Freestyle, KPAI Minta Industri Game Terapkan Kontrol Ketat Konten Berbahaya
3
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
4
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
5
Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Kabur, RMI PBNU Ajak Warga Bantu Pencarian Tanpa Anarkis
6
Aceh Buka Jalur VVIP di Bandara Sultan Iskandar Muda untuk Jamaah Haji 2026, Ini Tanggapan PWNU
Terkini
Lihat Semua