Prihatin Tawuran, IPNU Taktakan Gelar Penyuluhan Pelajar
NU Online · Ahad, 12 Maret 2017 | 11:30 WIB
Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Taktakan, Serang, Banten, mengadakan penyuluhan tindak kekerasan di lingkungan pelajar, Sabtu (11/3). Kegiatan ini juga diisi dengan dialog pelajar dengan Polsek dan Danramil Taktakan.
Acara yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Taktakan itu berangkat dari keprihatinan terhadap maraknya kejadian kekerasan seperti tawuran di lingkungan masyarakat dan pelajar khususnya di Kota Serang. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian acara pelantikan PAC IPNU Kecamatan Taktakan.
"Kami berharap dengan dilaksanakannya acara ini, para peserta dapat memahami bahwa menjaga kesatuan dan ukhuwah sangatlah penting, demi terciptanya keamanan dan ketertiban sosial," kata ketua pelaksana, Suharyadi.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kota Serang Alan Maulana Yasir mengatakan, pelajar seharusnya menjadi garda terdepan untuk membentengi masyarakat dari tindak kekerasan yang dapat memicu konflik horizontal.
"Sekarang bukan saatnya lagi adu adu otot, tapi adu otak untuk menghindari hal-hal yang bersifat anarkis," terang Alan.
Ia juga berharap, dengan diadakannya penyuluhan tersebut, tidak terjadi lagi kekerasan di lingkungan masyarakat dan pelajar khususnya di Kota Serang.
"Marilah sama-sama kita bangun Kota Serang dengan kegiatan-kegiatan positif agar dapat mengharumkan nama Kota Serang di mata publik dan menjadikan Kota Serang yang Madani," pungkasnya.
Acara ini dihadiri oleh camat dan pengurus MWCNU Kecamatan Taktakan, serta beberapa pelajar SMA dan santri di kecematan setempat. (Red: Mahbib)
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua