Puluhan Banser Bakti Sosial Bersihkan Puing-puing Kebakaran Pasar Sukorejo Kendal
NU Online · Kamis, 10 Juni 2021 | 03:00 WIB
Kendal, NU Online
Puluhan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah melakukan bakti sosial membersihkan puing-puing kebakaran pasar Sukorejo, Kendal, Rabu (9/6) di lokasi kebakaran bagian belakang pasar.
Kebakaran pasar Sukorejo sendiri terjadi dua hari sebelumnya tepatnya Senin (7/6) sekitar jam 19.00. Sebanyak 24 kios yang terletak di komplek D hangus dilalap si jago merah. Penyebab kebakaran diduga kelalaian salah satu warung makan yang lupa memadamkan api setelah selesai memasak. Api yang membakar warung makan kemudian menjalar ke kios lain yang saling berhimpitan.
Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Sukorejo, Kendal Subandrio mengatakan, piaknya menurunkan sejumlah personel Banser setelah menerima permohonan bantuan dari Camat Sukorejo melalui Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo.
"Alhamdulillah permintaan dari Pak Camat direspons cepat oleh Banser. Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota Banser Satkoryon Sukorejo yang telah hadir dan berpatisipasi membersihkan puing-puing kebakaran pasar Sukorejo," ucapnya.
Camat Sukorejo Mansyur kepada NU Online membenarkan pihaknya telah melakukan koordinasi lewat telepon dengan ketua MWCNU Sukorejo untuk minta bantuan Banser Sukorejo membantu membersihkan puing-puing kebakaran Pasar Sukorejo yang merupakan pasar terpanjang di Kabupaten Kendal.
"Kami ucapkan terima kasih kepada MWCNU dan Banser Sukorejo yang telah turun bakti sosial perbersihan bekas kebakaran pasar Sukorejo. Ini merupakan bagian aktualisasi NKRI harga mati," terang Mansyur.
Pengelola Pasar Sukorejo, Agus dalam kesempatan itu mengatakan salut dengan Banser Sukorejo yang kompak dan cekatan bertindak. di lapangan menyelesaikan masalah yang ada. "Semoga Banser Sukorejo tetap semangat dan terus maju," kata Agus.
Kontributor: Fahroji
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua