Kudus, NU Online
Sebanyak 315 santri madrasah diniyah mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah Diniyyah (Porsadin) yang diselenggarakan Pekapontren kabupaten Kudus, Senin-Selasa (10-11/9) kemarin. <>
Mereka yang berasal dari Madrasah Diniyah dari 9 kecamatan ini saling berkompetisi dalam kegiatan yang memperlombakan enam cabang seni dan tiga cabang olah raga. Diantaranya, MTQ,Kaligrafi,Baca Kitab kuning, Pidato bahasa arab dan Indonesia, Rebana, Lari, bulu tangkis dan futsal.
Ketua Pekapontren Abdullah Khafid mengatakan, kegiatan porsadin ini untuk meningkatkan kreatifitas santri dan menjalin keakraban serta mempererat silaturrahim segenap elemen madrasah diniyah (madin).
"Disamping berpresatasi bidang olah raga,diharapkan juga akan mampu meningkatkan kemampuan santri madin dalam mengkaji dan memperdalam illmu-ilmu ke-Islaman yang bersumber dari kitab kuning,"ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung dua hari ini mendapat respon positif darri elemen pengelola madrasah diniyah. Menurut Ketua Forum Kerja Sama Madrasah Diniyah Kudus Noor Hadi, Porsadin akan mampu memperkenalkan kepada masyarakat yang sementara ini kurang mendapat perhatian.
"Melalui ini Madin akan semakin kompeten sebagaiaman sekolah-sekolah lainnya,"katanya kemarin.
Ia mengakui keberadaan madrasah diniyah kurang mendapat perhatian yang bagus dari pemerintah."Seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang baik dan sama seperti sekolah formal lainnya. sekarang kenyataanya masih kurang," tambah Noor Hadi.
Di kalangan orang tua, katanya, tidak antusias menyekolahkan anaknya di madin. Mereka menganggap, aktivitas Madin tidak sama sekolah formal antara lain masalah ijazah.
"Karena itu, kita membutuhkan perhatian kepada madin sebagai lembaga pendidikan tertua itu sama dengan sekolah lainnya," harapnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Dijual Setan Muktamar
4
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
5
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
Terkini
Lihat Semua