Reorganisasi, PAC IPNU-IPPNU Balen Gelar Konferancab X
NU Online · Senin, 1 April 2013 | 08:17 WIB
Bojonegoro, NU Online
Sebagai proses re-organisasi, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama - Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Balen, menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) X, Ahad (31/3/2013).
<>
Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Islamiyah (MAI) Balen itu dihadiri pula oleh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Balen, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Bojonegoro, alumni, pengurus Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) se-Kecamatan Balen. Serta undangan dari PAC se-Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Balen Mulazim berpesan pada kader-kader dan peserta Konferancab untuk mengikuti pemilihan ketua PAC IPNU-IPPNU Balen ke depan dan memilih ketua yang sesuai hati nuraninya masing-masing.
"Kuncinya seorang pemimpin itu "pinter, kober dan bener," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferancab X, Hari Raya Santoso menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dua tahun sekali, untuk menentukan kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Balen ke depan.
"Sesuai dengan Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) organisasi," jelasnya.
Tak ketinggalan, dalam sambutannya Ketua PC IPNU Bojonegoro Misbakhul Munir mengaku, PAC Balen memberikan sumbangsih kader untuk terlaksananya kegiatan di PC Bojonegoro.
"Buktinya beberapa kader PAC Balen masuk di kepengurusan PC Bojonegoro," terang Kak Bah sapaan akrabnya.
Kolektifitas lanjut Kak Bah, membuat organisasi dapat berjalan lancar. Diharapkan peserta Konferancab selektif dalam memilih calon ketua IPNU-IPPNU Balen.
"Dengan selektif, akan menentukan arah kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Balen ke depan," harapnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Reporter: M Yazid
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua