Revitalisasi Pengurus, Lazisnu Jombang Kuatkan Kepercayaan Muzakki
NU Online · Selasa, 30 Desember 2014 | 21:11 WIB
Jombang, NU Online
Setelah sempat tidak berjalan, Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Jombang akhirnya kembali dikukuhkan oleh PCNU Jombang. Langkah ini dimaksudkan untuk menguatkan kepercayaan Nahdliyin yang berzakat di lembaga NU itu. Karena walaupun pernah vakum, muzakki yang mempercayakan zakatnya kepada Lazisnu tetap banyak.
<>
Pengukuhan Lazisnu itu dilakukan dengan membentuk komisaris baru. Serta memberikan wewenang kepada komisaris terpilih untuk melengkapi struktural kelembagaannya.
“Setelah ini, kami akan segera melakukan rekrutmen untuk melengkapi kebutuhan kepengurusannya,” kata pimpinan komisaris terpilih Lazisnu H Maulana Syahiduzzaman kepada NU Online.
Sementara untuk melengkapi struktural kelembagaan, aktivis muda NU yang biasa dipanggil Guz Maman itu mengaku diberi waktu sampai 25 Januari 2015. “Jadi, sebelum itu kami harus sudah mengantongi SDMnya itu. Karena pada hari itu, Lazisnu yang baru ini akan di launching oleh PCNU,” ujar Gus Maman.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa dirinya dan anggota komisaris yang terpilih itu sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) resmi dari PCNU Jombang. “Iya, SK saat ini sudah ada di sekretaris. Selanjutnya tinggal jalan saja,” terangnya.
Prioritas utama yang akan dilakukan untuk pengelolaan Lazisnu, alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu ingin memfokuskan pada penguatan kepercayaan masyarakat Jombang yang mayoritas Nahdliyin. “Untuk saat ini kan masih banyak dari kalangan kita sendiri yang berzakat di lembaga pengelola zakat bukan milik NU. Nah, ketika Lazisnu mulai jalan, mereka akan kita ajak untuk berzakat di lembaganya NU saja,” pungkasnya saat ditemui di rumahnya, Ahad (28/12). (romza/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua