Santri Ponpes Ushuluddin Magelang Panen Perdana Jagung Manis
NU Online · Jumat, 15 Desember 2006 | 10:13 WIB
Magelang, NU Online
Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ushuluddin Kabupaten Magelang melakukan panen perdana jagung manis hasil program LM3 (Lembaga Mandiri Mengakar Memasyarakat) Departemen Pertanian.
Panen perdana di areal delapan hektare di Desa Magersari Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, Jumat, dilakukan Kepala Pusat Pengembangan dan Pelatihan Pertanian Deptan Heri Suliyanto, Direktur Sarana dan Pembenihan Holtikultura Deptan Nana Laksana, Kepala Balai Besar Pertanian Tanaman Pangan dan Obat-obatan Deptan Malang, Jawa Timur Maman Surahman, dan Bupati Magelang Singgih Sanyoto.
<>"Panen jagung manis produk pertanian para santri ini adalah hasil sekolah lapang LM3, setiap minggu panennya dua hektare, menyesuaikan dengan kebutuhan pasar," kata Kepala Bidang Perlindungan Pertanian Dinas Pertanian Pemkab Magelang Agus Liem. Ia menjelaskan, produksi jagung manis para santri itu mencapai 10 ton per hektare.
Sejak sekitar dua bulan lalu, katanya, para santri di bawah asuhan K.H. Muhammad Mansyur Khadiq itu menanam jagung manis sebagai bagian pembelajaran LM3 Deptan. "Sejak beberapa waktu lalu hingga saat ini jagung manis digemari masyarakat, di daerah wisata seperti Bukit Ketep (Sawangan Kabupaten Magelang,red) sampai sekarang juga ramai pedagang jagung manis bakar, di kafe-kafe besar dan juga pasar sekarang membutuhkan pasokan," katanya.
Tiga dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang selama ini dikembangkan petani setempat untuk tanaman jagung manis adalah Sawangan, Muntilan, dan Mungkid, kata Agus Liem. (ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua