Daerah

'Si Bugil dan Spanduk Lusuh' Dipentaskan di Pesantren Al Hikmah Bumiayu

NU Online  ·  Rabu, 14 Maret 2018 | 23:00 WIB

Jakarta, NU Online
Komunitas Teater Didik mementaskan monolog Komedi Si Bugil dan Spanduk Lusuh di Pesantren Al Hikmah Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, hari ini, Kamis (15/3).

“Pentas dimainkan Syahrul Mubarok. Ia aktor monolog kami, pekerja seni kampus yang tergabung di komunitas Teater Didik,” kata Munir, sutradara pementasan melalui pesan Whatsapp, Rabu (14/3)

Munir menyebut Komedi Si Bugil dan Spanduk Lusuh berkisah tentang fanatiknya seorang anggota parpol. Pementasan ini relevan dengan apa yang mungkin akan menimpa masyarakat Indonesia tentang pesta demokrasi yang semu. Masyarakat diambang kebingungan setelah atau sesudah pesta, karena mereka yang akan menanggung beban utang.

“Korupsi makin meluas dengan dalih mengganti uang kampanye,” katanya.

Sebelumnya pentas serupa diadakan 10 Maret 2018 di SMK Tunas Karya Nusantara, Wanareja, Cilacap.

“Tanggal 28 Maret nanti juga dipentaskan di Taman Budaya Jateng di Surakarta,” tambah Munir.

Komedi Si Bugil dan Spanduk Lusuh diangkat dari cerita pendek karya sastrawan Ahmad Tohari. Pertama kali cerpen ini dimuat di majalah Horison pada Juli 2016.
 
Seperti kebanyakan karya Tohari lainnya, Komedi Si Bugil dan Spanduk Lusuh juga  berseting perdesaan dengan kesederhanaan penampilan dan pemikiran para tokoh di dalamnya. Namun, tak luput karya tersebut juga berisi kritik atas realitas yang terjadi di masyarakat Indonesia. (Kendi Setiawan)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang